Warga Sampang Keluhkan Penyempitan Jalan Diponegoro, Dishub Usulkan Pelebaran
Jalan Diponegoro Sampang menjadi lebih sempit usai dibangun pembatas jalan dan pemasangan PJU
SAMPANG, SJP – Kondisi Jalan Diponegoro, Kabupaten Sampang dikeluhkan warga. Pemasangan penerangan jalan umum (PJU) dan pembangunan batas jalan berdampak pada penyempitan badan jalan.
“Sekarang jalan ini jadi sempit karena adanya PJU di tengah jalan,” ungkap Hisam, salah satu pengguna jalan, Senin (14/4/2025).
Menurutnya, pemasangan PJU di Jalan Diponegoro sangat bermanfaat bagi pengendara atau pengguna jalan. Dengan demikian, suasana jalan jadi lebih terang saat malam hari.
Namun di sisi lain, adanya PJU dan bangunan pembatas jalan menyebabkan badan jalan tersebut kini menjadi lebih sempit.
“Kami harap pemerintah bisa segera mengupayakan pelebaran jalan agar arus lalu lintas di jalur ini (Jalan Diponegoro) lancar dan pengendara lebih nyaman dalam berkendara,” harapnya.
Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Hery Budiyanto mengaku telah mengusulkan pelebaran Jalan Diponegoro ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).
"Memang jalan tersebut saat ini terbilang sempit imbas pemasangan PJU dan pembangunan pembatas jalan. Tetapi kami berupaya supaya jalan tersebut diperlebar," ucapnya, Selasa (15/4/2025).
Hery mengakui, Jalan Diponegoro perlu diperlebar lagi. Jika tidak ada kendala, kemungkinan pelebaran jalan akan dilakukan pada tahun 2026 mendatang.
"Karena anggarannya bukan dari Pemkab Sampang, tetapi langsung dari pusat," pungkasnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

