Wali Kota Blitar Tunjuk Tri Iman Prasetyono sebagai Pj Sekda
Tri Iman, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bapperinda dan kini secara definitif menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), dan Tenaga Kerja, dinilai memiliki kapasitas untuk mengemban tugas tambahan dalam masa transisi ini.
KOTA BLITAR, SJP - Perombakan jabatan kembali bergulir di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, resmi menunjuk Tri Iman Prasetyono sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), menggantikan Priyo Suhartono yang kini menempati posisi baru sebagai Staf Ahli.
Keputusan tersebut diumumkan pada Senin (13/4/2026) sebagai bagian dari upaya penyegaran sekaligus penataan struktur birokrasi yang tengah berlangsung di lingkup Pemkot Blitar.
Tri Iman, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bapperinda dan kini secara definitif menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), dan Tenaga Kerja, dinilai memiliki kapasitas untuk mengemban tugas tambahan dalam masa transisi ini.
Pengalamannya dalam perencanaan pembangunan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penunjukan tersebut.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menilai Tri Iman sebagai sosok pejabat senior yang telah lama berkecimpung di birokrasi. Kemampuan komunikasi serta rekam jejaknya dianggap mampu menjaga koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap solid.
"Beliau punya pengalaman dan kemampuan yang cukup baik untuk mengemban tugas ini," ujar dia, Senin (13/4/2026).
Penunjukan Pj Sekda ini bersifat sementara, sembari menunggu proses pengisian jabatan definitif. Dalam waktu dekat, Pemkot Blitar akan membuka seleksi terbuka untuk posisi Sekda dan sejumlah kepala OPD yang masih kosong.
"Dalam waktu dekat segera dilelang jabatan-jabatan yang kosong. Mulai dari Sekda sampai beberapa Kepala OPD yang kosong," ujar dia.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penguatan struktur organisasi, sehingga jalannya pemerintahan dan pelayanan publik dapat berlangsung lebih maksimal.
Syauqul memastikan proses lelang jabatan nantinya akan dilakukan secara terbuka dan transparan, serta memberikan kesempatan bagi pejabat dari berbagai daerah untuk ikut bersaing mengisi posisi strategis tersebut. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

