Wali Kota Batu Tanggapi Sorotan DPRD: Fokus Perbaikan Kualitas Belanja dan Optimalisasi PAD
Pucuk pimpinan Kota Batu tersebut pada Selasa (27/5/2025) menanggapi sorotan terkait belanja modal yang dinilai belum optimal dengan menyiapkan berbagai strategi perbaikan. Salah satunya melalui penguatan pengendalian internal dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
KOTA BATU, SJP – Wali Kota Batu Nurochman memberikan jawaban atas sorotan DPRD Kota Batu terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, bahwa pihak Pemkot akan fokus pada perbaikan kualitas belanja dan optimalisasi PAD.
Pucuk pimpinan Kota Batu tersebut pada Selasa (27/5/2025) menanggapi sorotan terkait belanja modal yang dinilai belum optimal dengan menyiapkan berbagai strategi perbaikan. Salah satunya melalui penguatan pengendalian internal dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
“Kami telah mengintegrasikan sistem perencanaan, penganggaran, hingga pengadaan agar lebih efisien dan transparan. Proses pengadaan melalui e-katalog yang lebih kompetitif juga berkontribusi dalam efisiensi belanja,” jelasnya.
Ia juga mengakui bahwa realisasi belanja daerah tahun 2024 yang hanya mencapai 86,91 persen masih menyisakan ruang perbaikan. Penyusunan rencana kerja yang kurang presisi dan penyesuaian anggaran yang lambat menjadi faktor utama penyebabnya.
Untuk mengatasi ini, Pemkot akan mempercepat pengadaan barang dan jasa sejak awal tahun anggaran serta meningkatkan kecermatan SKPD dalam perencanaan.
Terkait kritik atas belum optimalnya penerimaan PAD, ia bahwa berbagai terobosan telah dilakukan, termasuk pendataan objek pajak baru, penguatan regulasi, serta pemanfaatan teknologi digital seperti tapping box dan pelaporan pajak online.
“Kami melakukan pemutakhiran data secara berkala dan menjalin kerja sama dengan DJP untuk tukar data. Kami juga aktif memantau potensi-potensi pajak baru, termasuk dari sektor villa, homestay, dan desa wisata,” imbuhnya.
Ia menambahkan, untuk sektor retribusi parkir yang sering disorot karena kebocoran, Pemkot telah menyiapkan sistem pengawasan lebih ketat dan akan menambah titik parkir resmi berdasarkan kajian potensi terbaru. Pemasangan gate parkir otomatis di kawasan Alun-Alun Batu menjadi salah satu langkah konkret.
Sementara itu terkait komitmen terhadap transparansi dan partisipasi publik, pria yang akrab disapa Cak Nur tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif untuk mewujudkan tata kelola anggaran yang lebih baik dan berdampak nyata.
“Masukan dari DPRD, menjadi bahan evaluasi penting. Kami berkomitmen untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

