Tujuh Tahun Berlalu, Wacana Pembentukan BNNK di Jombang Kembali Berhembus
Wacana pembentukan BNNK sudah sempat berhembus 2018 silam hingga akhirnya redup tidak berlanjut.
JOMBANG, SJP—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang tampaknya sangat butuh dengan keberadaan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK). Buktinya Pemkab Jombang tengah melakukan pembahasan serius akan hal itu.
Pembentukan BNNK di Jombang sebenarnya mulai diwacanakan sejak tahun 2018 lalu. Namun kemudian redup tanpa tindak lanjut. Tujuh tahun kemudian, di tahun 2025 ini, wacana itu kembali muncul.
Kini, Pemkab Jombang kembali melakukan pembahasan tentang rencana pembentukan lembaga negara yang konsen pada penanganan masalah narkoba itu.
Sejak tahun 2018 hingga 2020, Pemkab Jombang dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang sudah mematangkan rencana pembentukan BNNK ke BNN pusat.
Bahkan saat itu, tempat yang rencananya akan menjadi lokasi BNNK sudah ditetapkan. Yakni di lapangan Desa Ceweng, Kecamatan Diwek. Pada waktu itu, Pemkab Jombang masih menunggu konfirmasi dari BNN.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo membenarkan adanya pembahasan pembentukan BNNK. Pihaknya membahas kembali pengajuan pembentukan BNNK di Kota Santri.
"Usulan BNNK sudah dibahas," tutur Agus Purnomo lewat sebuah, Sabtu (31/5/2025).
Menurutnya, wacana pembentukan BNNK sempat dipertanyakan oleh Bupati Jombang Warsubi. Lembaga tersebut diharapkan biasa terbentuk di Jombang untuk mencegah dan menindak penyalahgunaan narkoba.
Harapannya, kata Agus, peredaran narkoba di Jombang tidak semakin meluas. Terutama di lingkungan pendidikan. Seperti di pesantren maupun sekolah.
"Karena kelihatannya, arahnya Abah Bupati ingin punya BNNK di Jombang. Nanti akan kami sampaikan kembali," ungkapnya.
Pada awal munculnya wacana pembentukan BNNK, Bupati Jombang kala itu, Mundjidah Wahab telah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. Namun hingga tahun 2024, wacana itu tak kunjung terialisasi.
"Dimungkinkan, kantor BNNK Jombang bisa terealisasi pada kepemimpinan Bupati Warsubi," tutup Agus. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

