Video Diduga Mesum di Pos Polisi Kemuning Tulungagung Viral, Polisi Lakukan Penyelidikan

Menanggapi viralnya video itu, pihak kepolisian telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

06 Jan 2026 - 19:33
Video Diduga Mesum di Pos Polisi Kemuning Tulungagung Viral, Polisi Lakukan Penyelidikan
Tangkapan layar video viral diduga mesum di pos polisi Kemuning, Tulungagung. (Istimewa)

TULUNGAGUNG, SJP - Sebuah video yang menampilkan sepasang pria dan wanita diduga melakukan perbuatan tidak senonoh di sebuah pos polisi di Tulungagung, viral di media sosial. Video tersebut disebut direkam di Pos Polisi Kemuning yang berada di Jalan WR Supratman, masuk wilayah Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung.

Rekaman berdurasi sekitar 32 detik itu tersebar luas melalui berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook. Dalam video tersebut, perekam mengambil gambar dari seberang sungai dan memperlihatkan dua orang yang berada di dalam pos polisi.

Perekam video juga melontarkan komentar berbahasa Jawa yang menyiratkan keterkejutannya atas dugaan perbuatan yang dilakukan pasangan tersebut, "jan nemen tak kiro wong leren, tibake wong kawin" (sungguh terlalu, aku kira orang istirahat ternyata orang bersetubuh).

Menanggapi viralnya video itu, Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Taufik Nabila mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Namun, saat dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya aktivitas seperti yang terlihat dalam video.

“Kalau kejadian itu, memang saat kami cek ke lokasi sudah tidak ada apa-apa. Tidak ditemukan kejadian seperti di video tersebut,” ujar AKP Muhammad Taufik Nabila, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa pos polisi yang dimaksud bukanlah pos yang beroperasi selama 24 jam. Pos tersebut merupakan pos pantau lalu lintas yang digunakan anggota pada waktu-waktu tertentu, terutama saat pagi hari atau ketika terjadi kepadatan arus lalu lintas.

“Pos itu aktif, tetapi memang tidak standby 24 jam. Biasanya dipakai untuk pengaturan lalu lintas pagi hari atau saat ada kepadatan arus,” jelasnya.

AKP Taufik juga mengungkapkan bahwa kondisi pos dalam keadaan terbuka dan tidak ada pintu. Di dalam pos hanya terdapat fasilitas sederhana seperti kursi semen yang digunakan untuk keperluan pemantauan.

“Memang terbuka. Ke depan, nanti akan kami pasangi kunci dan pintu agar tidak disalahgunakan,” tambahnya.

Terkait dugaan pasangan dalam video tersebut, pihak kepolisian mengaku masih melakukan penelusuran lebih lanjut. Hingga kini, identitas kedua orang dalam video belum diketahui dan masih dalam tahap penyelidikan.

“Masih kami cek dan selidiki. Termasuk nanti akan kami mintai keterangan dari warga sekitar,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow