Vaksinasi PMK di Bondowoso Prioritaskan Sapi yang Belum Pernah Tervaksin

Kabupaten Bondowoso memperoleh bentuan vaksin PMK sebanyak 3.525 dosis dari Pemprov Jatim

20 Jan 2025 - 17:03
Vaksinasi PMK di Bondowoso Prioritaskan Sapi yang Belum Pernah Tervaksin
Pj Bupati Bondowoso, Muhammad Hadi Wawan Guntoro saat meninjau pelaksanaan vaksinasi PMK. (Foto: Yudis/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bondowoso mulai melaksanakan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kaki (PMK). 

Seperti diketahui, Kabupaten Bondowoso telah mendapatkan bantuan vaksin PMK dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) tahap pertama sebanyak 3.525 dosis. 

Menurut Penjabat (Pj) Bupati Bondowoso, Muhammad Hadi Wawan Guntoro, kegiatan vaksinasi itu sengaja segera dilakukan untuk mencegah hewan ternak terpapar virus PMK. 

"Vaksin ini diprioritaskan di wilayah yang tingkat peternak sapinya paling banyak," jelasnya, usai meninjau penyuntikan vaksin PMK di Dusun Jatian, Desa Jurang Sapi, Kecamatan Tapen, Senin (20/1/2025).

Bantuan vaksin tersebut tidak disertai perlengkapannya. Namun, Disnakkan Kabupaten Bondowoso tetap melakukan vaksinasi dengan mengoptimalkan sarana dan prasarana (sarpras) yang masih layak pakai. 

"Mungkin ada sisa dari program sebelumnya yang masih layak, kita gunakan. Yang penting, bisa terlaksana terlebih dahulu vaksinnya," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disnakkan Kabupaten Bondowoso, drh Cendy Herdiawan mengatakan, pemberian vaksin PMK perdana di tahun 2025 diprioritaskan bagi wilayah yang berisiko. 

"Jadi, jika di satu titik terdapat sapi yang terpapar PMK, kita tidak melakukan vaksin di titik tersebut," jelasnya. 

Selain itu, lanjut drh. Cendy, vaksinasi kali ini memprioritaskan sapi yang sama sekali belum pernah tersentuh vaksin PMK.

"Kita prioritaskan sapi-sapi yang historisnya belum pernah divaksin," pungkas drh. Cendy. 

Untuk diketahui, berdasar data terbaru Disnakkan Kabupaten Bondowoso, terdapat 246 kasus PMK. Rincinya, 7 ekor sapi mati, 75 ekor sudah dinyatakan sembuh, dan 157 ekor sapi masih terkonfirmasi terjangkit PMK.

Jumlah kasus PMK tersebut meningkat dibandingkan pada pertengahan Januari 2025 lalu, yang hanya terdapat 199 kasus dengan 3 kasus kematian. 

Disnakkan mencatat, hingga akhir tahun 2024, total populasi sapi di Kabupaten Bondowoso sebanyak 175.368 ekor. Dari jumlah itu yang telah tervaksin PMK sebanyak 90.149 ekor atau 62,18 persen. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow