Usai Audiensi di Kejari, Gabungan LSM Geruduk Kantor Cabdin Pendidikan Nganjuk

Berdasarkan keterangan di lapangan, pihak dinas memberikan syarat bahwa mereka hanya akan menemui awalnya 2 orang perwakilan saja dari rombongan tersebut.

24 Feb 2026 - 22:34
Usai Audiensi di Kejari, Gabungan LSM Geruduk Kantor Cabdin Pendidikan Nganjuk
Ketua Komunitas Salam Lima Jari Zulia Margaretha didampingi Sekertaris PA GMNI di Kantor Cabdin (foto:kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP – Pasca audiensi di Kejari Nganjuk, gabungan aksi koalisi PA GMNI, GMBI, dan Salam Lima Jari mendatangi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Nganjuk di Jalan Brantas Gg III, Ngrengket Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk, Selasa (24/2/2026).

Aksi ngluruk ini merupakan kelanjutan setelah mereka melakukan audiensi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk terkait dugaan sejumlah penyimpangan di sektor pendidikan.

​Namun, kedatangan para aktivis ini disambut dengan kekecewaan. Pihak Cabdin Pendidikan Nganjuk enggan menemui dan hanya bersedia menerima perwakilan dalam jumlah terbatas.

Informasi yang dihimpun, ​suasana di depan kantor Cabdin sempat memanas ketika pihak perwakilan setempat menyampaikan instruksi dari pimpinan Cabdin.

Berdasarkan keterangan di lapangan, pihak dinas memberikan syarat bahwa mereka hanya akan menemui awalnya 2 orang perwakilan saja dari rombongan tersebut.

​Syarat ini langsung ditolak mentah-mentah oleh gabungan aksi. Mereka menganggap pembatasan tersebut adalah bentuk ketidakterbukaan publik dan upaya menghindari dialog terkait isu-isu krusial yang dibawa.

​"Kami datang dengan niat baik untuk klarifikasi dan membawa data, tapi kenapa harus dibatasi hanya 2 orang? Ini menunjukkan ada kesan menutup diri dari aspirasi masyarakat," ujar salah satu koordinator aksi di lokasi.

Selang beberapa menit, perwakilan Kacabdin Ardianto melalui Mulyono mendatangi perwakilan hingga menyatakan, perwakilan maksimal 3 orang dipersilahkan masuk keruangan Kacabdin.

Tapi perwakilan yang hadir di halaman Cabdib tetap menolak, karena dinilai sebagai bentuk kurang terbukanya pelayanan publik

"Kalau dibatasi, berarti ada apa dengan Cabang Pendidikan ini, kami disini bersama media, kalau dibatasi, ada indikasi apa ini," ujar Zulma Ketua Salam Lima Jari Nganjuk.

Menurut Zulma, kehadirannya di Cabdin ini untuk klarifikasi ​tuntutan terkait transparansi. Aksi ini merupakan bentuk pengawalan terhadap hasil audiensi sebelumnya di Kejari Nganjuk. 

"Kami berkomitmen untuk terus mengejar transparansi penggunaan anggaran dan kebijakan di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan yang dinilai masih belum jelas," ucapnya.

​"Kalau tidak mau menemui, tidak masalah, tapi sekali lagi kami sampaikan, bahwa Cabdin ini ruwet," imbuh Zulma

Wartawan Suarajatimpost mencoba komunikasi melalui Kacabdin Nganjuk Ardianto, namun dihubungi tidak merespon. (*) 

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow