Universitas Ciputra Dorong Wisata Budaya di Desa Peniwen Malang

Desa Peniwen diharapkan menjadi contoh desa wisata budaya yang mampu menyeimbangkan antara pelestarian tradisi dengan pengembangan ekonomi kreatif.

21 Aug 2025 - 23:20
Universitas Ciputra Dorong Wisata Budaya di Desa Peniwen Malang
Pelatihan pengolahan bahan pangan lokal menjadi produk inovatif dalam PKM Universitas Ciputat di Malang (Dok:UC for SJP)

SURABAYA, SJP — Universitas Ciputra (UC) Surabaya bersama masyarakat Desa Peniwen, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “PKM Pokdarwis Gesang Selaras Desa Peniwen, Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang dalam Mengembangkan Inovasi Atraksi Wisata Budaya Berbasis Kearifan Lokal”. 

Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 warga Desa Peniwen dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gesang Selaras, yang berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat dalam menciptakan atraksi wisata berbasis budaya lokal. 

Melalui program itu, diharapkan Desa Peniwen dapat semakin dikenal sebagai destinasi wisata budaya yang autentik, berkelanjutan, dan memiliki daya tarik unik di Kabupaten Malang.

Program tersebut dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Ciputra Surabaya yang terdiri dari Hari Minantyo selaku ketua, serta Thomas S. Kaihatu dan Devina Irtanto sebagai anggota beserta mahasiswa Ham Sylvia Cindy Hartono, Queen Allysha Stelson dan Rafi Nawfal Pasha. PKM ini merupakan hibah dari Kemendiktisaintek tahun 2025. 

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat Desa Peniwen agar semakin percaya diri dalam menggali potensi budaya yang dimiliki, sehingga mampu menjadi atraksi wisata unggulan sekaligus memperkuat ekonomi lokal," ujar Hari Minantyo selaku ketua pelaksana, Kamis (21/8/2025).

Dalam pelaksanaannya, warga dilibatkan secara aktif melalui diskusi, lokakarya, dan praktik langsung dalam merancang serta mengembangkan atraksi wisata berbasis kearifan lokal. 

Pendekatan partisipatif ini diharapkan dapat memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap potensi wisata desa mereka, sekaligus menjaga kelestarian nilai-nilai tradisi yang ada. 

Dengan adanya program ini, Universitas Ciputra menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui sinergi akademisi, pemerintah, dan komunitas lokal. 

Desa Peniwen diharapkan menjadi contoh desa wisata budaya yang mampu menyeimbangkan antara pelestarian tradisi dengan pengembangan ekonomi kreatif.

Kegiatan ini berfokus pada dua aspek utama, yaitu pertama, penguatan kapasitas SDM dan kelembagaan Pokdarwis Gesang Selaras sebagai motor penggerak pariwisata desa, serta kedua, pelatihan pengolahan bahan pangan lokal menjadi produk inovatif seperti abon, dendeng, dan siomay berbasis hasil pertanian dan potensi lokal. 

Dalam kegiatan penguatan kapasitas SDM dan kelembagaan Pokdarwis, tim PKM memberikan pembekalan mengenai storytelling, travel pattern, paket wisata, hingga pemanfaatan teknologi komunikasi untuk memperlancar operasional perjalanan wisata desa. 

Harapannya, anggota Pokdarwis mampu mengelola potensi wisata budaya desa secara lebih profesional dan berkelanjutan.

Sementara itu, pelatihan pengolahan bahan pangan lokal dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah produk pangan lokal sekaligus memperluas peluang usaha kuliner di kalangan warga Desa Peniwen. Peserta dilatih mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bernilai jual tinggi, seperti abon, dendeng, dan siomay. 

"Produk ini tidak hanya menjadi bagian dari kuliner khas wisata Desa Peniwen, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat setempat," pungkas Hari Minantyo. (adv)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow