Truk Engkel Hantam Truk Besi di Probolinggo, Dua Kernet Tewas
Dugaan sementara, pengemudi truk engkel mengalami kelelahan hingga mengantuk saat berkendara pada malam hari.
PROBOLINGGO, SJP – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di kawasan lampu lalu lintas (traffic light) Pilang, Kota Probolinggo, pada Jumat dini hari (17/4/2026). Sebuah truk engkel bermuatan bata ringan menabrak truk bermuatan besi yang sedang berhenti di lampu merah. Peristiwa ini mengakibatkan dua orang kernet meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara pengemudi truk mengalami luka-luka.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk engkel dengan nomor polisi B 9232 KIT yang dikemudikan Achmad Khoirul (26), warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, melaju dari arah barat menuju timur.
Saat mendekati lampu lalu lintas Pilang, kendaraan yang ditumpangi tiga orang itu diduga mengalami kecelakaan akibat pengemudi mengantuk.
Truk tersebut kemudian menabrak bagian belakang truk bermuatan besi bernomor polisi DK 8843 BO yang dikemudikan Suharji, warga Malang, yang saat itu sedang berhenti karena lampu merah.
Di dalam truk engkel tersebut terdapat dua kernet, yakni M. Sholeh (22), warga Desa Pohgedang, Kecamatan Pasrepan, serta Rudi, yang juga berasal dari wilayah yang sama. Benturan keras mengakibatkan kedua kernet tersebut mengalami luka fatal hingga meninggal dunia di tempat kejadian.
Pengemudi truk besi, Suharji, menceritakan detik-detik kejadian yang dialaminya.
"Jadi saat itu, saya sedang berhenti di belakang dump truck yang juga berhenti karena lampu merah. Tiba-tiba, dari arah belakang, truk yang saya kendarai ditabrak hingga menabrak dump truck di depan saya," ujar Suharji.
Akibat kerasnya tabrakan, truk yang dikemudikan Suharji terdorong ke depan hingga menghantam kendaraan di depannya. Sementara itu, pengemudi truk engkel, Achmad Khoirul, mengalami luka dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota yang tiba di lokasi kejadian segera mengevakuasi para korban. Dua jenazah kernet langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Moh. Saleh, sedangkan pengemudi yang mengalami luka dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut.
Suharji menduga kendaraan yang menabraknya melaju dengan kecepatan cukup tinggi.
“Kemungkinan truk engkel yang menabrak truk saya melaju cukup kencang, sehingga truk saya yang bermuatan berat terdorong hingga maju ke depan,” imbuhnya.
Setelah proses evakuasi selesai, petugas kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi. Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian dievakuasi guna menghindari kemacetan di sekitar area kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Muhammad Taufik, menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan yang melaju searah. Dugaan sementara, pengemudi truk engkel mengalami kelelahan hingga mengantuk saat berkendara pada malam hari.
"Akibat kejadian ini dua orang kernet meninggal dunia, sementara sopir mengalami luka. Dugaan sementara sopir mengantuk karena perjalanan malam hari," jelasnya.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

