Tragedi Jalan Berlubang di Tulungagung, Pegawai Pasar Tewas dalam Kecelakaan Beruntun

Saat melintasi lokasi kejadian, korban mengurangi kecepatan secara mendadak untuk menghindari lubang di jalan raya. Mobil boks di belakangnya turut mengerem, namun diduga lampu rem kendaraan tersebut tidak berfungsi, sehingga pengemudi dump truck di belakangnya terkejut.

02 Feb 2026 - 15:30
Tragedi Jalan Berlubang di Tulungagung, Pegawai Pasar Tewas dalam Kecelakaan Beruntun
Evakuasi korban kecelakaan lalu lintas beruntun di Jalan Raya Pelem, Campurdarat, Tulungagung. (Foto: Istimewa)

TULUNGAGUNG, SJP — Insiden kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, pada Senin (2/2/2026) pagi. 

Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 07.50 WIB tersebut merenggut nyawa seorang pegawai pasar yang sedang dalam perjalanan menuju tempat kerja.

Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda bernomor polisi AG 2847 RCM, mobil boks B 9175 SXU, serta sebuah dump truck L 8140 UUB. Korban jiwa teridentifikasi bernama Kiky Arya Mellanika (25), warga Dusun Blumbang, Desa Campurdarat.

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila, mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepala.

"Benar, telah terjadi kecelakaan beruntun di wilayah Campurdarat. Satu orang pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP)," ujar AKP Taufik, Senin (2/2/2026).

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, insiden bermula saat ketiga kendaraan melaju searah dari timur menuju barat. 

Posisi motor korban berada di depan, disusul mobil boks yang dikemudikan Catur Bambang Wibowo (35), dan dump truck yang dikendarai Agam Afrizal Kurniawan (20) di posisi paling belakang.

Saat melintasi lokasi kejadian, korban mengurangi kecepatan secara mendadak untuk menghindari lubang di jalan raya. 

Mobil boks di belakangnya turut mengerem, namun diduga lampu rem kendaraan tersebut tidak berfungsi, sehingga pengemudi dump truck di belakangnya terkejut.

"Karena jarak yang sudah terlalu dekat, dump truck menghantam bagian belakang mobil boks dengan keras. Benturan itu mendorong mobil boks ke depan hingga menghantam sepeda motor korban," jelas AKP Taufik.

Hantaman hebat tersebut menyebabkan motor korban oleng dan terjatuh. Korban mengalami cedera kepala fatal yang mengakibatkan kematian seketika di lokasi. Sementara itu, kedua pengemudi truk dilaporkan selamat tanpa luka berarti.

Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung telah mengamankan ketiga kendaraan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi saat ini tengah mendalami unsur kelalaian manusia (human error) dan kelaikan teknis kendaraan yang terlibat.

"Kami masih mendalami faktor jarak antar kendaraan serta fungsi teknis lampu kendaraan boks tersebut dalam proses penyidikan," pungkasnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow