Tradisi Pasar Bandeng di Gresik Masih Lestari Sejak Era Sunan Giri
Didukung pemerintah daerah (Pemda), tradisi Pasar Bandeng digelar dengan serangkaian acara seperti kirab budaya, udik-udikan, kontes bandeng kawak, hingga bazar UMKM. Serangkaian tradisi Pasar Bandeng ini akan berlangsung di kawasan heritage Bandar Grissee, Desa Bedilan, Kecamatan Gresik, mulai tanggal 16 — 18 Maret 2026.
GRESIK, SJP —Tradisi Pasar Bandeng di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, masih berlangsung ramai sejak turun-temurun era tokoh Walisongo Sunan Giri.
Didukung pemerintah daerah (Pemda), tradisi Pasar Bandeng digelar dengan serangkaian acara seperti kirab budaya, udik-udikan, kontes bandeng kawak, hingga bazar UMKM.
Serangkaian tradisi Pasar Bandeng ini akan berlangsung di kawasan heritage Bandar Grissee, Desa Bedilan, Kecamatan Gresik, mulai tanggal 16 — 18 Maret 2026.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa Pasar Bandeng bukan sekadar tradisi tahunan menjelang Lebaran, melainkan bagian dari identitas budaya yang terus hidup dan dijaga masyarakat Gresik.
“Banyak budaya yang alhamdulillah satu per satu kami arsipkan dan juga kami lestarikan. Mulai dari Rebo Wekasan di Manyar, Malam Selawe di Kebomas, hingga Festival Bandeng Kawak yang hari ini kita rayakan melalui Pasar Bandeng. Ini adalah tradisi budaya yang terus kita jaga,” kata Bupati Yani, Selasa (17/3/2026).
Yani mengatakan, tradisi seperti Pasar Bandeng tidak hanya penting sebagai warisan budaya, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menyebut, festival budaya seperti ini punya multiplier effect, baik secara ekonomi, sosial, maupun budaya.
"Mudah-mudahan identitas Kabupaten Gresik terus terjaga. Kalau ingat bandeng, ya pasti ingat Kabupaten Gresik,” tegasnya.
Sementara itu, serangkaian tradisi Pasar Bandeng, bahwa gelaran kontes dan lelang bandeng kawak tahun ini dimenangkan oleh Syaifullah Mahdi warga Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, dengan ikan bandeng seberat 19 kilogram.
Bandeng berukuran jumbo dengan panjang 114 sentimeter itu dibudidayakan selama kurang lebih 17 hingga 18 tahun. Pada sesi lelang, bandeng juara tersebut dibeli oleh Petrokimia Gresik dengan nilai Rp50 juta. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

