TMMD di Bondowoso, Bukti Kepedulian TNI untuk Masyarakat
Ada kegiatan fisik dan non fisik dalam TMMD kali ini, yang muaranya pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BONDOWOSO, SJP - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke123 tahun 2025, secara resmi digelar di lapangan Desa Pakisan, Kecamatan Tlogosari, Rabu (19/2/2025).
Bertajuk Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah, TMMD tahun ini mencakup dua aspek utama, yaitu pembangunan fisik dan pembangunan non fisik yang ada di dua desa di Kecamatan Tlogosari.
Komandan Kodim (Dandim) 0822 Bondowoso, Letkol Arh Achmad Yani mengatakan, pihaknya kali ini membangun 2 gapura, rehabilitasi 4 musala dan pavingisasi jalan atau Hot Rolled Shee dan, pembuatan 5 sumur bor.
"Ini semua untuk meningkatkan mobilitas warga dan membantu petani untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah pertanian yang nantinya berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
"Selain itu, TMMD tahun 2025 juga merehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 10 unit bagi masyarakat kurang mampu," tambahnya.
Selain itu, kata Dandim, pembangunan non fisik, meliputi pelayanan dan sosialisasi kesehatan termasuk program pencegahan stunting, pemeriksaan kesehatan gratis serta edukasi pola hidup sehat.
"Kami juga memberikan pelayanan dan sosialisasi administrasi kependudukan seperti layanan cetak e-KTP, KK, Akte Kelahiran, KIA, dan akte kematian," ujarnya.
Untuk lainnya, TMMD kali ini, pihaknya memberikan bantuan bahan pokok untuk keluarga rawan pangan melalui program ketahanan pangan, memberikan penyuluhan hukum dan penebaran ikan.
"Semua kami lakukan untuk memberikan pelayanan di segala bidang bagi masyarakat. Kami hadir untuk membangun desa, dari segala bidang," ucap Dandim.
Sementara itu, Pj Bupati Bondowoso Muhammad Hadi Wawan Guntoro mengatakan, kegiatan ini membutuhkan total anggaran Rp 1.445.760.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Bondowoso tahun 2025.
"Tema ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat kita saat ini, di mana pemerataan pembangunan menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan ketahanan nasional yang kuat dan berkelanjutan," pesannya.
Kecamatan Tlogosari dipilih sebagai lokasi TMMD ke-123 karena masih memiliki berbagai tantangan dalam pembangunan infrastruktur, aksesibilitas, dan kesejahteraan masyarakat.
Diharapkan dapat mendorong peran serta pemerintah daerah dalam membangun desa melalui berbagai program kemitraan dengan berbagai pihak termasuk TNI.
"Keberhasilan program TMMD ini tidak hanya bergantung pada kerja keras TNI semata tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat," pungkasnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

