Tiga Bencana dalam Sepekan, Pj Wali Kota Batu Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

27 Dec 2024 - 20:17
Tiga Bencana dalam Sepekan, Pj Wali Kota Batu Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi
Tinjauan Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai di kawasan bencana (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP – Curah hujan tinggi disertai petir dan angin kencang mengguyur Kota Batu dalam kurun waktu sepekan, membuat kota yang terkenal akan destinasi wisatanya ini mengalami tiga bencana mulai dari longsor hingga kerusakan infrastruktur.

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai pada Jumat (27/12/2024), menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

"Keselamatan diri dan keluarga adalah hal yang paling utama, sehingga kami meminta agar masyarakat tidak ragu untuk melapor apabila melihat atau khawatir akan potensi bencana saat cuaca memburuk," urainya.

Lebih lanjut, Aries menilai hal tersebut sesuai dengan prediksi BMKG Juanda, intensitas hujan yang ekstrem ini memicu sejumlah bencana alam di beberapa wilayah.

Di antaranya, plengsengan jebol di Desa Torongrejo Di Dusun Krajan RT 5 RW 6 Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, hujan deras menyebabkan saluran irigasi meluap dan menggerus plengsengan sepanjang 5 meter dengan tinggi 3 meter.

Akibatnya, sekitar satu hektare lahan pertanian warga tergenang. Sebagai langkah darurat, pemerintah telah memasang karung pasir untuk mencegah luapan air sementara waktu.

Kondisi serupa terjadi di Jalan Dakota Dusun Wonorejo RT 06 RW 13 Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. Dinding dan saluran irigasi jembatan dengan diameter sekitar 2 meter longsor, sehingga akses jalan bagi kendaraan roda empat terputus. Lokasi ini yang berdekatan dengan sekolah dasar menjadi perhatian khusus.

"Kami akan mempercepat perbaikan agar tidak membahayakan siswa dan masyarakat yang beraktivitas," imbuhnya.

Sementara itu di Kelurahan Sisir, tembok pembatas Gedung Plaza Batu setinggi 3 meter dengan panjang 7 meter roboh, menimpa ruang penyimpanan Gedung Graha Wangsa. Saat ini, pemerintah fokus pada pembersihan area terdampak dan menghitung kebutuhan material untuk perbaikan segera. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow