Tidak Semua Karbohidrat Jahat! Ini 5 Contohnya

Banyak orang menghindari karbohidrat karena ketidaktahuan bahwa beberapa jenis karbohidrat ternyata baik untuk tubuh

16 Nov 2023 - 12:30
Tidak Semua Karbohidrat Jahat! Ini 5 Contohnya
Tubuh memerlukan karbohidrat untuk proses metabolisme(pexels/SJP)

Malang, SJP - Selama bertahun-tahun, banyak orang menganggap karbohidrat jahat untuk tubuh.

Banyak orang mengasosiasikannya dengan penambahan berat badan, diabetes tipe 2, dan berbagai kondisi kesehatan lainnya.

Memang benar makanan olahan tinggi gula biasanya tidak mengandung vitamin dan mineral penting.

Namun ada jenis makanan tinggi karbohidrat yang baik untuk tubuh.

1. Quinoa

Biji gandum ini sangat populer di kalangan konsumen yang sadar kesehatan.

Quinoa yang dimasak mengandung 70% karbohidrat, menjadikannya makanan tinggi karbohidrat meski juga sebagai sumber protein dan serat yang baik.

Quinoa kaya mineral dan senyawa tumbuhan sehingga dapat mengelola gula darah dan menjaga kesehatan jantung.

Selain itu, quinoa juga tidak mengandung gluten, sehingga menjadi alternatif populer pengganti gandum bagi mereka yang menjalani diet bebas gluten.

Quinoa sangat mengenyangkan dengan kandungan serat dan proteinnya cukup tinggi

Biji gandum ini ini dapat membantu meningkatkan pengelolaan berat badan yang sehat dan kesehatan usus.

2. Oat

Oat kaya vitamin, mineral, dan antioksidan dengan kandungan 70% karbohidrat.

81 gram oat mengandung 54 gram karbohidrat, termasuk 8 gram serat.

Oat adalah sumber protein yang relatif baik dan mengandung lebih banyak protein dibandingkan kebanyakan biji-bijian.

Penelitian menunjukkan bahwa makan oat dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan menurunkan kadar kolesterol.

Konsumsi oat rutin juga dapat menurunkan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes tipe 2.

3. Pisang

Pisang adalah buah populer yang murah dan mudah ditemukan dimana saja.

Satu buah pisang berukuran besar (136 gram) mengandung sekitar 31 gram karbohidrat, baik dalam bentuk pati maupun gula.

Pisang juga tinggi potasium dan vitamin B6 dan C, serta mengandung beberapa senyawa tumbuhan bermanfaat.

Kandungan potasiumnya yang tinggi dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung.

Pisang yang belum terlalu matang memiliki kandungan pati lebih tinggi dengan kandungan gula lebih sedikit.

Pati dapat mendukung kesehatan pencernaan dan menyediakan bahan bakar bagi bakteri baik di usus.

4. Bit

Bit adalah sejenis sayuran mirip kentang berwarna ungu kemerahan.

Bit mengandung cukup banyak karbohidrat untuk kategori sayuran non-tepung.

Bit mentah dan matang mengandung sekitar 10 gram karbohidrat per 100 gram, terutama dari gula dan serat .

Bit kaya akan vitamin dan mineral, serta antioksidan kuat dan senyawa tumbuhan.

Sayur berwarna merah ini kaya nitrat anorganik, yang diubah menjadi oksida nitrat dalam tubuh.

Nitric oxide menurunkan tekanan darah dan dapat menurunkan risiko beberapa penyakit.

5. Buncis

Buncis setengah matang mengandung 27,4 gram karbohidrat dan 8 gram serat per 100 gram.

Buncis juga sumber protein nabati yang tinggi.

Buncis mengandung banyak vitamin dan mineral, termasuk zat besi, fosfor, dan vitamin B.

Buncis tidak hanya dikaitkan dengan peningkatan kesehatan jantung dan pencernaan, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa buncis juga dapat membantu melindungi terhadap jenis kanker tertentu.  (**)

Sumber: healthline

Editor: trisukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow