THR Hidup Lagi, Ribuan Warga Padati Surabaya Expo Center dalam Festival Rujak Uleg 2025
Ribuan warga tumplek blek ngulek rujak bareng di cobek raksasa, hasilkan 3.300 porsi penuh rasa di Festival Rujak Uleg 2025 yang meriahkan Surabaya Expo Center.
SURABAYA, SJP – Aroma petis, segarnya buah, dan semangat gotong-royong membaur jadi satu di Surabaya Expo Center (SBEC) pada Sabtu (17/5/2025) sore.
Eks THR dan TRS yang dulu jadi tempat nostalgia warga kini disulap jadi arena penuh warna dan rasa dalam Festival Rujak Uleg 2025, sebuah tradisi tahunan yang selalu ditunggu-tunggu warga Kota Pahlawan.
Cobek Raksasa dan 3.300 Porsi Rujak Uleg
Pandangan tim Suarajatimpost.com saat memasuki area SBEC, pengunjung langsung disambut oleh stan warna-warni hingga musik yang dibawakan oleh band Klantink mengiringi aksi ngulek massal.
Bukan satu dua orang, tapi ribuan warga dari berbagai penjuru Surabaya bahkan luar kota dan luar negeri ikut memeriahkan acara tersebut.
Total 3.300 porsi rujak uleg disiapkan, yang diantaranya adalah 1.300 dari peserta dan 2.000 dari panitia.
Tak tanggung-tanggung, rujak disajikan langsung oleh perwakilan OPD, kecamatan, hotel, komunitas umum, hingga mahasiswa asing yang menjadi peserta rujak uleg tahun 2025 ini.
Di kemeriahan peserta dan pengunjung, adapun cobek raksasa berdiri megah yang menjadi bintang utama. Di sanalah para tamu kehormatan termasuk dari Kementerian Pariwisata dan lima kepala daerah tetangga beraksi bersama untuk menguleg rujak yang akan dibagikan gratis ke pengunjung.
"Rujak ini ibarat Surabaya. Ada asam, manis, asin, pahit, dan pedas. Tapi semua menyatu, jadi rasa yang enak. Begitu juga kita, dari latar belakang yang beda-beda, bisa bersatu dan kuat bareng-bareng," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Surabaya Ikhsan mewakili Wali Kota Eri Cahyadi, Sabtu (17/5/2025).
Nguleg Sambil Bernostalgia
Tahun ini Festival Rujak Uleg mengambil tema “The Legend of THR”, membawa warga bernostalgia ke masa kecil saat taman yang bersebelahan dengan pusat alat elektronik legendaris Hi Tech Mall itu jadi tempat hiburan sejuta umat.
"Dulu kalau belum main ke THR, rasanya kurang lengkap jadi arek Suroboyo. Sekarang kita hidupkan lagi jadi pusat kegiatan. Biar semangat ekonomi, budaya, dan kenangan jalan bareng," tukasnya.
Pulang Perut Kenyang
Nanda, salah satu pengunjung dari daerah Rungkut, Surabaya, datang bersama dua temannya. Mereka mengaku sengaja datang lebih awal agar dapat antrean depan untuk memudahkan mendapatkan seporsi rujak uleg dari cobek besar.
"Asli rame dan seru, walau tadi susah dapetnya karena banyak yang nyerobot tapi untung masih dapet, gratis lagi," kata Nanda sembari memegang satu piring rujak uleg yang ia terima.
Masuk Kalender Event Nasional (KEN) untuk ke-20 kalinya, Festival Rujak Uleg terbukti bukan sekadar acara kuliner. Namun acara tersebut bisa menjadi sebuah panggung kebanggaan, ruang inklusif, dan pesta kolaborasi warga dari semua lapisan.
Karena tidak hanya aksi ngulek, namun ada juga musik jalanan, fashion show, hingga nuansa khas THR, menjadi bukti kalau Surabaya bukan hanya kota yang besar, tapi juga hangat dan penuh rasa. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

