Tes Urine di Terminal Bungurasih Sidoarjo, Dua Sopir Bus Positif Narkoba

Dari puluhan sampel yang diambil, petugas menemukan hasil positif pada dua orang. Yakni seorang sopir bus AKAP berinisial R asal Surabaya dan sopir bus berinisial I asal Cepu.

27 Dec 2025 - 08:00
Tes Urine di Terminal Bungurasih Sidoarjo, Dua Sopir Bus Positif Narkoba
Petugas gabungan saat meminta sopir bus turun untuk dilakukan cek urine di Terminal Purabaya Sidoarjo. (Beritasatu.com)

SIDOARJO, SJP — Dua sopir bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) terdeteksi positif mengonsumsi narkoba usai dilakukan tes urine di Terminal Purabaya, Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (26/12/2025).

Kegiatan tes urine mendadak ini dilakukan oleh petugas gabungan untuk menjamin keselamatan penumpang selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). 

Operasi terpadu ini melibatkan personel Satlantas Polresta Sidoarjo, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sidoarjo, serta dinas kesehatan setempat. 

Petugas menyasar secara acak para pengemudi yang tengah menunggu jadwal keberangkatan di jalur pemberangkatan.

Satu per satu pengemudi diarahkan petugas menuju Pos Pelayanan Polri untuk menjalani serangkaian pemeriksaan medis, mulai dari pengecekan tekanan darah hingga tes urine. 

Dari puluhan sampel yang diambil, tim medis menemukan hasil positif pada dua orang pengemudi. Yakni seorang sopir bus AKAP berinisial R asal Surabaya dan sopir bus berinisial I asal Cepu. Hasil tes urine keduanya dinyatakan positif mengandung zat narkotika.

Kasatlantas Polresta Sidoarjo, Kompol Jodi Indrawan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif krusial untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan angkutan massal selama periode puncak libur panjang.

"Polresta Sidoarjo bersinergi dengan BNN dan Dinas Kesehatan melaksanakan tes urine serta pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi bus. Hal ini mutlak dilakukan demi menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan," kata dia.

Kedua pengemudi yang ditemukan positif tersebut langsung diamankan oleh pihak kepolisian dan diserahkan ke kantor BNN Kabupaten Sidoarjo. 

Keduanya akan menjalani pemeriksaan mendalam serta asesmen untuk menentukan langkah hukum atau rehabilitasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Pihak terminal juga meminta perusahaan otobus (PO) terkait untuk segera menyiapkan pengemudi pengganti agar jadwal keberangkatan penumpang tidak terganggu, sembari menekankan pentingnya pengawasan internal terhadap awak bus. (**) 

Editor: Syaiful Aries

Sumber: Beritasatu.com

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow