Tawarkan Harga Murah dan Pemandangan Indah, Wisata Makan Durian di Probolinggo Digemari Turis Asing

Dikelola oleh pasutri sejak 10 tahun, akhirnya mampu menjadikan destinasi wisata kuliner dengan buah durian montong yang bisa dinikmati dengan indahnya pemandangan

01 Feb 2025 - 15:03
Tawarkan Harga Murah dan Pemandangan Indah, Wisata Makan Durian di Probolinggo Digemari Turis Asing
Wisatawan asap Tiongkok tampak menikmati sajian durian di Omah Duren, Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Probolinggo (Rahmad/SJP)

PROBOLINGGO, SJP - Bulan Januari hingga Februari 2025, merupakan bulan yang ditunggu-tunggu bagi masyarakat pecinta buah durian. 

Sebab, bulan tersebut menjadi puncak panen buah durian. Di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, ada wisata makan durian yang menyajikan pemandangan ciamik. 

Pecinta durian bisa menikmati langsung pemandangan dari atas dataran tinggi. Sehingga bisa melihat suasana sekitar yang dikelilingi pepohonan dan sawah.

Pecinta durian juga bisa memilih sendiri durian yang didominasi jenis montong. Durian jenis ini dikenal berukuran jumbo dan rasanya manis. 

Lokasinya satu arah dengan wisata kebanggaan warga Probolinggo, Air Terjun Madakaripura. Yakni di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.

Menariknya, durian montong di tempat bernama 'Omah Duren' ini tidak hanya dinikmati oleh wisatawan lokal. Namun juga oleh wisatawan asing atau turis.

Seperti pada Sabtu (1/2/2025), sejumlah wisatawan begitu menikmati durian montong yang dikelola oleh pasangan suami istri (pasutri) Bangun Sugito dan Marima itu.

"Kalau usaha ini sebenarnya yang punya ide awalnya suami saya dan sudah berjalan sepuluh tahun. Soalnya dulu jualan durian keliling. Tapi akhirnya bisa makan di tempat," ujar Marima, istri Sugito, Sabtu (1/2/2025).

Di tempatnya, memang dominan durian jenis montong. Sebab, durian montong cenderung lebih banyak disukai oleh pecinta durian.

"Kalau durian lokal ada yang suka. Tapi lebih banyak yang suka montong. Bahkan, ini disukai beberapa wisatawan asing yang sering makan di sini," tambahnya.

Wisatawan asing itu kerap singgah untuk menikmati durian montong ketika hendak pulang dari Air Terjun Madakaripura. 

"Bahkan sering juga yang rencana mau ke Air Terjun Madakaripura tapi tutup, sehingga mampir ke tempat kami untuk makan durian," ulasnya.

Untuk membeli durian di tempatnya, dia mematok harga Rp 55 ribu per kilogram untuk jenis montong. Untuk jenis lokal di harga Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu per kilogram. Tergantung ukuran.

"Harganya bisa berubah. Sebab tergantung musim dan stok yang ada. Kalau stoknya sedikit apalagi belum musim, biasanya memang lebih tinggi," urainya.

Untuk memenuhi permintaan durian jenis lokal, sebagian dia datangkan dari kebun durian yang lokasinya tidak jauh dari tempatnya. 

Sedangkan untuk durian montong, dia datangkan khusus dari Bali dan Sulawesi. Selain menjual durian yang dimakan di lokasi, mereka juga melayani pembelian durian kupas yang tersimpan di cold storage. 

"Biasanya yang pesan itu dari Surabaya. Karena di sana banyak peminatnya," ujarnya.

Ada dua jenis durian kupas dalam frozen yang ia jual. Untuk kualitas super, ia patok harga Rp 60 ribu per tepak. Sedangkan untuk kualitas lokal, dia patok harga Rp 40 ribu per tepak. 

Verina, salah satu pecinta durian mengaku senang bisa makan langsung di lokasi dengan durian montong yang besar.

"Senang, kebetulan ini weekend. Jadi sekalian kok ada makan durian, jadi kita mampir. Ternyata, benar duriannya besar dan enak. Apalagi bisa liat pemandangan," ujarnya.

Perempuan asal Surabaya ini berharap bisa kembali dengan teman-temannya untuk menikmati buah durian montong. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow