Tanah Longsor di Wonoagung, Kasembon: Jalan Provinsi Malang-Kediri Sempat Macet
Tanah longsor di Desa Wonoagung, Kasembon, sempat mengganggu jalur provinsi Malang-Kediri. Berkat respons cepat BPBD Kabupaten Malang dan berbagai pihak, jalan kini kembali lancar. Tetap waspada terhadap potensi bencana.
MALANG, SJP – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, pada Senin, 27 Januari 2025, menyebabkan tanah longsor di Dusun Jabon, Desa Wonoagung.
Peristiwa yang terjadi sekira pukul 14.45 WIB ini, mengakibatkan halaman rumah milik Pak Kusnan (57) longsor ke jalan provinsi Malang-Kediri.
Material longsor diperkirakan setinggi 5 meter, panjang 10 meter dengan ketebalan 2 meter sempat menutupi separuh badan jalan, mengganggu arus lalu lintas.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengungkapkan bahwa laporan pertama diterima Pos Lapangan Ngantang pukul 15.30 WIB.
"Tim kami segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan menurunkan personel ke lokasi untuk asesmen serta penanganan awal," jelasnya, Senin (27/1/2024).
Hujan intensitas tinggi sejak siang hari menjadi penyebab utama tanah longsor di lokasi. Meski material longsor menutup sebagian jalan, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil yang signifikan dilaporkan.
"Rumah milik Pak Kusnan aman, meskipun halaman depan mengalami longsor," terang Sadono.
Sadono menambahkan bahwa upaya pembersihan material dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk perangkat desa, Polsek Kasembon, Babinsa, PMI, hingga masyarakat setempat. Alat berat juga dikerahkan untuk mempercepat proses normalisasi.
Berkat kerja sama yang solid, arus lalu lintas di jalan provinsi Malang-Kediri sudah kembali lancar untuk dua arah pada pukul 16.30 WIB, meskipun kondisi cuaca di lokasi masih hujan. BPBD Kabupaten Malang terus memantau situasi untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.
Adapun unsur yang terlibat dalam penanganan, yakni, Perangkat Desa Wonoagung, Polsek Kasembon, Babinsa, PMI Kabupaten Malang, masyarakat dan gabungan Tim SAR Malang.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama di wilayah rawan longsor selama musim hujan. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

