Takut Ketinggalan? Kenali FOMO dan Cara Mengatasinya

FOMO adalah rasa takut ketinggalan pengalaman orang lain yang sering muncul karena media sosial. Kondisi ini bisa menyebabkan kecemasan, stres, dan menurunkan rasa percaya diri.

22 May 2025 - 12:01
Takut Ketinggalan? Kenali FOMO dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi FOMO(foto: Pngtree)

SUARAJATIMPOST.COM - FOMO, atau Fear of Missing Out, adalah kondisi ketika seseorang merasa cemas atau takut melewatkan pengalaman menyenangkan yang dirasakan orang lain.

Kondisi ini semakin sering terjadi di era digital saat ini, di mana media sosial membuat kita selalu terhubung dengan kehidupan orang lain.

Biasanya, FOMO muncul saat seseorang melihat unggahan orang lain di media sosia, seperti foto liburan, acara bersama teman, atau pencapaian pribadi, dan merasa dirinya tertinggal atau kurang beruntung karena tidak ikut merasakannya. Hal ini bisa menimbulkan perasaan tidak nyaman dan memicu berbagai masalah emosional.

Perlu dipahami bahwa FOMO berbeda dari keinginan untuk bersosialisasi. Jika seseorang ingin bertemu teman atau mencoba pengalaman baru, itu merupakan hal yang wajar. Namun FOMO lebih berkaitan dengan kecemasan karena merasa tertinggal dari apa yang dilakukan orang lain.

Dampak Negatif FOMO terhadap Kesehatan Mental

FOMO dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan mental seseorang, baik dalam tingkat ringan maupun serius. Beberapa dampaknya antara lain:

1. Kecemasan dan Stres

Orang yang mengalami FOMO sering kali merasa khawatir karena merasa melewatkan hal-hal penting atau menyenangkan. Kecemasan ini dapat berkembang menjadi stres berkepanjangan, gangguan tidur, bahkan depresi.

2. Perasaan Tidak Puas dengan Hidup

Melihat kehidupan orang lain yang tampak lebih baik di media sosial dapat membuat seseorang merasa kehidupannya membosankan atau tidak cukup baik, sehingga timbul rasa tidak puas terhadap diri sendiri.

3. Meningkatkan Risiko Gangguan Psikologis

Ketergantungan terhadap media sosial membuat seseorang berusaha menampilkan versi terbaik dirinya secara terus-menerus. Tekanan ini bisa memicu stres, gangguan kecemasan, dan masalah psikologis lainnya.

4. Menurunnya Kepercayaan Diri

Terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain dapat menyebabkan seseorang merasa kurang percaya diri dan rendah diri, yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan mentalnya..

Jika Anda mulai merasa terjebak dalam kebiasaan membandingkan diri dan sulit lepas dari media sosial, berikut beberapa langkah yang dapat membantu:

Batasi Waktu Penggunaan Media Sosial

Cobalah untuk menetapkan waktu tertentu dalam sehari untuk mengakses media sosial. Sisanya, gunakan waktu untuk melakukan aktivitas lain seperti membaca, berolahraga, atau mengobrol langsung dengan orang terdekat.

Fokus pada Kehidupan Nyata

Luangkan waktu untuk bertemu langsung dengan keluarga dan teman. Interaksi langsung jauh lebih bermakna dan membantu mengurangi kecemasan dibandingkan hanya melihat kehidupan orang lain lewat layar.

Hargai dan Terima Diri Sendiri

Sadari bahwa setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda. Belajarlah mencintai diri sendiri, berhenti membandingkan hidup Anda dengan orang lain, dan tidak perlu mencari pengakuan dari media sosial.

Dengan memahami apa itu FOMO dan bagaimana dampaknya, kita dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan lebih fokus menjalani hidup yang sebenarnya.

Yang terpenting adalah bagaimana kita merasa damai dengan diri sendiri, bukan seberapa banyak hal yang kita tampilkan di dunia maya. (**)

Editor: Rizqi Ardian

Sumber: Berbagai sumber 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow