Tak Terima Dilecehkan di Muka Umum, Wanita di Bojonegoro Polisikan Makelar Mobil
Wanita IL (35) di Bojonegoro laporkan makelar mobil D (40-an) atas dugaan pelecehan seksual di muka umum. Korban terguncang dan malu, berharap keadilan dari polisi.
BOJONEGORO, SJP – Kabar mengejutkan datang dari Bojonegoro. Kasus dugaan pelecehan seksual kembali mencuat, bikin geger warga. Kali ini, seorang perempuan berinisial IL (35), warga Kecamatan Kapas, nekat menempuh jalur hukum. Dia diduga jadi korban tindakan tak senonoh dari pria berinisial D (40-an), seorang makelar mobil yang cukup dikenal.
Insiden itu terjadi beberapa waktu lalu di Kecamatan Kapas. Merasa harga dirinya diinjak-injak dan tak terima dengan perlakuan pelaku, korban langsung ambil langkah tegas. Dia segera melapor ke aparat berwajib, tepatnya ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kapas.
Rian, salah seorang saksi di lokasi kejadian, membenarkan bahwa IL sudah membuat laporan polisi. Dia berharap besar pada aparat penegak hukum.
"Korban tidak terima diperlakukan seperti itu. Maka memilih lapor polisi agar pelaku bisa bertanggung jawab," ungkap Rian, Senin (29/7/2025).
Yang bikin pilu, usai kejadian, korban sampai terguncang hebat. Dia menangis sesenggukan karena malu bukan kepalang. Bagaimana tidak, aksi bejat itu dilakukan di muka umum, disaksikan banyak mata. Awalnya, IL memilih diam seribu bahasa. Tapi, setelah pikir panjang, dia akhirnya beranikan diri.
"Korban sampai nangis sesenggukan karena malu, awalnya memilih diam, tapi setelah dipertimbangkan, korban akhirnya lapor ke Polisi," beber Rian.
Menurut keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa ini bermula ketika korban dan pelaku berada di satu tempat. Saat itulah, sang makelar mobil diduga lancarkan aksinya yang mengarah pada pelecehan seksual.
Sampai berita ini ditulis, pihak kepolisian masih irit bicara. Belum ada keterangan resmi dari mereka. Namun, banyak pihak berharap kasus ini jangan sampai dianggap remeh. Ini harus jadi pelajaran penting, agar setiap orang lebih menghargai dan menjaga etika dalam berinteraksi. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

