Tak Bisa Berjalan, Nenek Ditemukan Mengambang di Sungai Tulungagung

Seorang nenek asal Desa Gondang, Tulungagung, ditemukan meninggal dunia di sungai. Korban yang mengalami lumpuh diduga ngesot ke sungai di belakang rumahnya lalu tercebur.

20 Jul 2025 - 22:31
Tak Bisa Berjalan, Nenek  Ditemukan Mengambang di Sungai Tulungagung
Petugas Inafis Polres Tulungagung bersama petugas medis melakukan pemeriksaan jenazah nenek yang diduga tenggelam di sungai. (Humas Polres Tulungagung)

TULUNGAGUNG, SJP - Seorang perempuan lanjut usia di Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, ditemukan meninggal dunia di sungai pada Ahad (20/7/2025) sore. Jenazah korban ditemukan mengambang di aliran sungai tepatnya di bawah Jembatan Cabe yang berada di wilayah Desa Bendo, Kecamatan Gondang.

Korban diketahui bernama Katemi, seorang perempuan berusia 97 tahun asal Desa Gondang. Ia ditemukan mengambang di sungai sekitar pukul 14.30 WIB, setelah sebelumnya sempat dicari oleh keluarga bersama warga setempat.

Kasi Humas Polres Tulungagung Ipda Nanang Murdiyanto, menjelaskan bahwa korban diketahui memiliki keterbatasan fisik. Menurut keterangan saksi-saksi, korban diketahui memiliki riwayat sakit lumpuh sejak sekitar 3 tahun lalu, namun masih mampu berpindah tempat dengan cara ngesot. 

Sekira pukul 14.00 WIB, dua orang saksi yakni cucu korban hendak menjenguk, namun tidak menemukan korban di rumah. "Mereka kemudian mencari di sekitar rumah korban dan menemukan jejak bekas kesot yang mengarah ke arah sungai, yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah korban," jelas Ipda Nanang.

Setelah mengikuti jejak tersebut, para saksi melanjutkan pencarian menyusuri ke arah hilir sungai. Ketika sampai di jembatan Cabe yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah korban, di titik itulah korban ditemukan mengambang di sungai yang memiliki kedalaman sekitar 1 meter dengan arus cukup deras.

"Di lokasi tersebut, korban ditemukan sudah mengambang di sungai dengan kedalaman sekitar 1 meter dan arus cukup deras. Para saksi segera mengangkat korban ke tepi jalan, namun korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," sambungnya.

Pihak Polsek Gondang bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan tenaga medis dari Puskesmas Gondang segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun unsur kriminalitas. Korban dinyatakan meninggal murni karena tenggelam", kata Ipda Nanang.

Lebih lanjut, keluarga korban menyatakan menerima peristiwa ini sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan untuk tidak menempuh jalur hukum.

"Pihak keluarga korban menyatakan ikhlas atas kejadian tersebut dan menganggap sebagai musibah atau takdir, serta telah membuat surat pernyataan resmi tidak melaporkan peristiwa tersebut untuk diproses secara hukum", tandas Ipda Nanang.

Pihak kepolisian turut menyampaikan bela sungkawa dan mengimbau masyarakat agar lebih waspada, khususnya dalam menjaga anggota keluarga yang lanjut usia dan memiliki keterbatasan mobilitas. (*)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow