Survei Republic Research : Elektabilitas Zulmi-Rasyit di Pilbup Probolinggo Capai 48 Persen

Survei Republic Research digelar dalam kurun waktu 7 hari sejak tanggal 12 November 2024 dengan metode Multi stage random sampling melibatkan 1.000 responden di 24 kecamatan.

21 Nov 2024 - 20:33
Survei Republic Research : Elektabilitas Zulmi-Rasyit di Pilbup Probolinggo Capai 48 Persen
Survei Republic Research saat menunjukkan hasil survei pada awak media Kamis, (21/11/2024) (Rahmad/SJP)

PROBOLINGGO, SJP -  Pilkada serentak akan segera digelar tanggal 27 November 2024. Persaingan antar calon bupati (Cabup) untuk merebut hati masyarakat, semakin gencar dilakukan salah satunya seperti di Kabupaten Probolinggo.

Berdasarkan Survei Republic Research, menunjukkan bahwa elektabilitas kedua pasangan calon yakni pasangan Zulmi Noor Hasany dan Abd Rasyit (ZR) 48 persen dan pasangan Muhammad Haris Damanhuri Romly dan Fahmi AHZ 40 persen cukup dinamis.

Survei Republic Research digelar dalam kurun waktu 7 hari sejak tanggal 12 November 2024 dengan metode Multi stage random sampling melibatkan 1.000 responden.

Margin of error survei ini sebesar 3,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Menurut Direktur Analisis Republic Research, Galang Geraldy, menyebutkan bahwa elektabilitas pasangan Zulmi Noor Hasany dan Rasyit saat ini mencapai 48 persen, sedangkan pasangan Muhammad haris damanhuri romly dan Fahmi AHZ mencapai 40 persen dan cukup dinamis.

"Dalam temuan survei ini secara elektabilitas pasangan Zulmi noor hasani dan Rasyit 48 persen sedangkan pasangan Muhammad haris damanhuri romly dan Fahmi AHZ 40 persen dan yang belum menentukan pilihan 12 persen. Dari hasil temuan ini masyarakat Kabupaten Probolinggo masih memungkinkan mengubah pilihan 2 hari sebelum coblosan," kata Galang, Kamis ( 21/11/2024).

Menurut Galang, potensi masyarakat Probolinggo untuk mengubah pilihannya masih mungkin terjadi.

Hal itu tergambar dari jawaban responden ketika diberi pertanyaan apakah sudah mantap dengan pilihannya saat ini, 65 persen menjawab ya.

Sedangkan, sebanyak 35 persen menjawab pilihannya masih bisa berubah.

Menurut Galang, keberhasilan keberhasilan masing-masing paslon dalam mengamankan suara yang masih mengambang ini akan menjadi salah satu kunci memenangkan Pilkada.

Sebab, menurutnya masyarakat Probolinggo yang belum yakin dengan pilihannya masih cukup besar.

Mayoritas masyarakat Probolinggo yang belum yakin dengan pilihannya dan baru akan menentukan pilihan dua hari sebelum pencoblosan.

"Salah satu pendekatan yang bisa dilakukan adalah kepada generasi milenial yang jumlahnya sangat banyak, sementara gen Z juga demikian perlu treatment tersendiri," pungkasnya. 

Sebelumnya, Paslon Muhammad Haris-Fahmi AHZ unggul telak dengan elektabilitas sebesar 73,5 persen, diikuti Paslon Zulmi Noor Hasani-Abd. Rasit sebesar 11,0 persen berdasarkan Lembaga Survei Indonesia (LSI). (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow