Solidaritas untuk Palestina, Ribuan Warga Banyuwangi Gelar Salat Ghaib

Selain salat ghaib, istigasah dan pembacaan amalan Hizb Nashor juga dilakukan sebagai amalan yang bertujuan untuk mendoakan para syuhada dan korban jiwa akibat kekerasan yang terjadi di Palestina.

03 Nov 2023 - 18:30
Solidaritas untuk Palestina, Ribuan Warga Banyuwangi Gelar Salat Ghaib
Salat ghaib sebagai bentuk solidaritas tragedi kemanusiaan di Palestina yang berlangsung di Masjid Al Hadi, Kelurahan Lateng, Banyuwangi, Jumat (3/11/2023)

Kabupaten Banyuwangi, SJP - Ribuan warga Banyuwangi menggelar aksi solidaritas atas tragedi kemanusiaan yang menimpa warga Palestina. 

Aksi itu ditunjukkan dalam salat ghaib yang digelar di Masjid Al Hadi, Kelurahan Lateng, Banyuwangi, Jumat (3/11/2023). 

Ribuan warga terdiri dari berbagai elemen, seperti kyai, habaib, ormas, mahasiswa dan sejumlah ibu-ibu. Mereka tumpah ruah dalam aksi yang diinisiasi oleh PCNU Banyuwangi tersebut.

Ketua PCNU Banyuwangi, KH Ali Makki Zaini mengatakan salat ghaib itu dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). 

"Karena kemarin PBNU telah mengeluarkan pernyataan sikap beserta imbaun terkait konflik Palestina - Israel di Gaza," kata Gus Makki. 

Selain salat ghaib para ulama ini juga melakukan istigasah dan pembacaan amalan Hizb Nashor.

Amalan itu bertujuan untuk mendoakan para suhada dan korban jiwa akibat ekskalasi kekerasan yang terjadi di Palestina.

"Hizb Nashor ini biasa dibaca oleh kalangan kiai habaib pesantren dalam kondisi darurat," ujarnya.

Selain itu warga Nahdlatul Ulama juga menggalang dana kemanusiaan untuk membantu warga Palestina dengan dikoordinasikan dengan Lembaga Amil Zakat Nahdatul Ulama (LazizNU)

"Yang bisa kita perbuat hanya mendoakan dan membantu lewat donasi, karena ini yang paling kita mampu," tuturnya.

Gus Makki mengatakan konflik di Gaza sudah begitu memprihatinkan. Pihaknya juga mendorong pemerintah Indonesia terlibat aktif dalam menyudahi konflik antara Israel dan Palestina tersebut. 

"Pemerintah harus mengambil langkah lewat politik luar negeri yang bebas aktif. Itulah senjata pemerintah Indonesia. Jumlah Muslim terbesar di dunia berada di Indonesia. Maka suara Indonesia mestinya sangat didengar oleh negara-negara lain," tegasnya. (*)

editor: trisukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow