Situasi Memanas di Timur Tengah, Pemerintah Buka Jalur Hotline untuk WNI
Pemerintah Indonesia membuka hotline darurat bagi WNI di sejumlah negara Timur Tengah menyusul meningkatnya eskalasi konflik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perlindungan dan respons cepat bagi warga dalam kondisi darurat.
JAKARTA, SJP–Eskalasi konflik yang terjadi di sejumlah wilayah Timur Tengah mendorong Pemerintah Indonesia membuka jalur hotline darurat bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di kawasan terdampak.
Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan dan respons cepat terhadap potensi situasi darurat yang dihadapi WNI di luar negeri.
Melalui perwakilan diplomatik di kawasan tersebut, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengimbau WNI maupun keluarga di Tanah Air untuk segera menghubungi nomor hotline resmi apabila mengalami kondisi darurat atau membutuhkan informasi keselamatan.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh WNI melalui jalur diplomatik, pemantauan situasi secara intensif, serta komunikasi langsung dengan perwakilan RI di negara-negara terdampak konflik.
Berikut adalah daftar hotline darurat Perwakilan RI yang dapat dihubungi:
Arab Saudi (Riyadh) : +966 569173990
Arab Saudi (Jeddah) : +966 503609667
Bahrain (Manama) : +973 38791650
Iran (Tehran) : +98 9914668845 / +98 902 466 8889
Irak (Baghdad) : +964 7769842020 |
Yordania (Amman) : +962 7 7915 0407 |
Kuwait (Kuwait City) : +965 97206060 / 97809760
Lebanon (Beirut) : +961 70817310
Uni Emirat Arab (Abu Dhabi) +971 566156259 Uni Emirat Arab (Dubai) +971 564170333 / +971 563322611
Qatar (Doha) +974 44657945 / 44664981 / 33322875
Suriah (Damaskus) +963 954 444 810
Pemerintah turut mengimbau agar WNI tetap tenang, mengikuti perkembangan informasi resmi, serta menjaga komunikasi aktif dengan Perwakilan RI setempat demi keselamatan bersama. (**)
Sumber: kemlu.go.id
Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang
What's Your Reaction?

