Simpang Tiga Makam Bantur Malang Jadi Titik Rawan Kemacetan Saat Libur Panjang
Siaga libur panjang, Kepolisian sibuk pasang imbauan di titik rawan jalur wisata Malang Selatan untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan jaga keselamatan.
MALANG, SJP – Menjelang libur panjang peringatan Kenaikan Isa Almasih pada Kamis (29/5/2025), Polres Malang menetapkan empat titik rawan kepadatan arus lalu lintas di jalur wisata Malang Selatan, salah satunya Simpang Tiga Makam di Desa Bantur.
Simpang ini dikenal dengan sebutan “Simpang Tiga Makam” karena berada di dekat kompleks pemakaman tokoh desa, yakni Kiai Radiman, seorang prajurit Pangeran Diponegoro yang dipercaya membuka kawasan Bantur pada era kolonial.
Hingga kini, makam nya masih menjadi lokasi ziarah warga sekitar dan menjadi penanda sejarah desa tersebut.
Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menyampaikan bahwa pemasangan banner imbauan keselamatan dilakukan pada Rabu (28/5/2025) di titik-titik yang dinilai rawan padat saat momen libur panjang, termasuk simpang menuju Pasar Bledokan, Pasar Sumberkawok Desa Bandungrejo, dan kawasan Simpang Empat Balekambang yang menjadi akses utama Jalur Lintas Selatan.
“Banner kami pasang untuk mengingatkan pengguna jalan agar tetap waspada. Ini bukan hanya petunjuk arah, tapi juga bagian dari edukasi keselamatan,” ujarnya.
Polres Malang juga menerjunkan personel di lokasi-lokasi strategis tersebut guna mengatur dan mengawasi arus kendaraan selama masa liburan, terutama menuju kawasan wisata seperti Pantai Balekambang dan Sendang Biru yang diperkirakan akan dipadati wisatawan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan perjalanan jika kondisi tidak memungkinkan. Patuhi rambu dan jaga keselamatan. Itu prioritas kami,” tegas AKP Bambang.
Upaya ini merupakan bagian dari operasi preventif yang digelar Polres Malang untuk mendukung kenyamanan dan keamanan para wisatawan, serta mencegah terjadinya kemacetan parah di jalur wisata Kabupaten Malang. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

