Siap Mudik Usai Salat Idulfitri, Pahami Tekanan Angin Mobil Anda sebelum Berangkat
Tekanan angin harus disesuaikan dengan rekomendasi dari pabrikan dan periksa ban, apakah sudah aus atau retak sebelum berangkat mudik Lebaran
SUARAJATIMPOST.COM – Tahun ini dipredikasi masyarakat yang akan mudik Lebaran menggunakan mobil mencapai 33.6 juta jiwa. Biasanya mereka kebanyakan mudik sebelum Lebaran tiba.
Namun, ada juga masyarakat yang sibuk dengan pekerjaan, atau masih memiliki urusan, berangkat mudik ke tanah kelahiran, pasca melaksanakan salat Idulfitri di tempat mereka berdomisili.
Oleh sebab itu, saat mudik menggunakan mobil, harus ada persiapan yang matang. Apalagi saat ini BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) memperkirakan sepanjang Maret dan awal April masih turun hujan.
Menghadapi hal itu, masyarakat pun disarankan untuk memastikan kesiapan kendaraan. Sebab jalan yang basah serta licin dapat menimbulkan risiko kecelakaan.
Ditambah bila ban yang aus atau tekanan angin tidak sesuai dapat menyebabkan jarak pengereman lebih panjang. Meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan di jalan raya.
Oleh sebab itu Anda diimbau agar memperhatikan tekanan angin ban mobil yang dipakai untuk mudik Lebaran 2025.
Sebelum mudik, pastikan tekanan angin ban mobil Anda sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Tekanan angin yang tidak sesuai dapat memengaruhi keselamatan dan efisiensi bahan bakar.
Cara mengecek tekanan angin ban
1. Periksa stiker yang biasanya tertera di pintu pengemudi.
2. Periksa saat kondisi ban dingin, misalnya pagi hari sebelum beraktivitas.
Tips lain untuk memastikan ban aman
• Periksa kondisi fisik ban, pastikan tidak ada retakan, benjolan, atau keausan yang berlebihan.
• Periksa kedalaman tapak ban, pastikan tidak kurang dari batas minimum yang dianjurkan.
• Rotasi ban secara berkala untuk mencegah keausan yang tidak merata.
• Pastikan tambalan ban aman dan sesuai standar.
• Jaga keseimbangan roda dan lakukan spooring atau wheel alignment.
• Pastikan ban cadangan tersedia dan siap pakai.
• Isi tekanannya sekitar 5 Psi lebih tinggi.
Perhatian khusus
• Ban yang tidak terawat atau rusak sangat rentan mengalami pecah ban di tengah jalan.
• Ban dengan tapak yang menipis dapat meningkatkan risiko aquaplaning.
• Aquaplaning dapat terjadi akibat kecepatan yang terlalu tinggi di jalan basah.
Semoga bermanfaat dan selamat sampai tujuan, hingga bisa berlebaran bersama keluarga di kampung halaman. (**)
Editor : Rizqi Ardian
Sumber : Dari berbagai sumber
What's Your Reaction?

