Sepekan Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, Kolom Abu dan Awan Panas Kian Meluas

Aktivitas Gunung Semeru di Lumajang meningkat dalam sepekan terakhir. Kolom abu naik hingga 2 km dan awan panas mencapai 4,5 km, meski status masih Siaga.

08 Apr 2026 - 10:30
Sepekan Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, Kolom Abu dan Awan Panas Kian Meluas
Ilustrasi Gunung Semeru (foto:Ahmad Rifqi/Beritasatu.com)

LUMAJANG, SJP – Aktivitas Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dalam sepekan terakhir menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Dalam rentang 5 hingga 7 April 2026, tinggi kolom abu dan jarak luncur awan panas tercatat terus bertambah, meski status gunung masih berada pada Level III atau Siaga.

Erupsi terbaru pada Selasa (7/4/2026) menjadi yang paling menonjol dalam periode ini. Kolom abu teramati mencapai sekitar dua kilometer di atas puncak, disertai awan panas guguran sejauh 4,5 kilometer. Sebaran abu mengarah ke timur laut dan timur dengan intensitas tebal.

Data Pos Pengamatan Gunung Api Semeru mencatat erupsi ini memiliki amplitudo maksimum 27 mm dengan durasi 443 detik, menunjukkan energi letusan yang cukup besar.

Awal Peningkatan: Kolom Abu 1.000 Meter dan Awan Panas Mulai Terbentuk

Aktivitas erupsi pada Minggu (5/4/2026) dini hari menjadi titik awal meningkatnya intensitas. Saat itu, kolom abu terpantau mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak dengan warna kelabu tebal condong ke arah barat.

Tidak hanya itu, erupsi juga disertai awan panas dengan jarak luncur hingga 3,5 kilometer. Kombinasi ini menunjukkan adanya peningkatan tekanan di dalam tubuh gunung yang berpotensi memicu erupsi lanjutan.

Kolom Abu Naik Tipis, Tekanan Belum Mereda

Sehari berselang, Senin (6/4/2026), erupsi kembali terjadi dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 1,1 kilometer. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang mengarah ke selatan.

Meski tidak disertai awan panas signifikan, aktivitas ini menandakan bahwa dinamika vulkanik masih berlangsung dan belum menunjukkan tanda penurunan.

Kolom Abu Tembus 2 Kilometer, Awan Panas Makin Jauh

Memasuki Selasa (7/4/2026), aktivitas Semeru meningkat tajam. Kolom abu mencapai sekitar dua kilometer di atas puncak, sementara awan panas guguran meluncur hingga sejauh 4,5 kilometer.

Perluasan jarak awan panas ini menjadi indikator meningkatnya daya dorong material vulkanik, sekaligus memperbesar potensi bahaya di sekitar aliran sungai yang berhulu dari puncak gunung.

Status Siaga namun Risiko Meluas

Meski terjadi peningkatan aktivitas dalam beberapa hari terakhir, status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Namun demikian, data menunjukkan adanya tren kenaikan dari sisi intensitas erupsi.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 8 kilometer dari puncak. Selain itu, warga juga diminta menjauhi area sempadan sungai sejauh 500 meter karena berpotensi dilalui awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer.

Rangkaian erupsi dalam sepekan terakhir menunjukkan bahwa aktivitas Gunung Semeru tidak bersifat statis. Kenaikan tinggi kolom abu dari 1.000 meter menjadi 2.000 meter, serta perluasan awan panas dari 3,5 kilometer menjadi 4,5 kilometer, menjadi sinyal penting bagi kewaspadaan.

Masyarakat di sekitar lereng gunung diimbau tetap tenang namun siaga, menggunakan masker saat terjadi hujan abu, serta terus memantau informasi resmi dari PVMBG guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. (**)

sumber: beritasatu.com

Editor: Danu 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow