Sempat Alami Keterlambatan Akibat Kecelakaan, Sejumlah Jadwal Perjalanan KA Diberangkatkan Sesuai Jadwal
Kecelakaan KA Blambangan Ekspres dengan truk gandeng di perlintasan JPL 13 Leces, Probolinggo, menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan. Penumpang dialihkan ke KA Wijaya Kusuma agar tetap bisa melanjutkan perjalanan hingga Ketapang. Pihak KAI dan kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.
PROBOLINGGO, SJP - Kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Blambangan Ekspres dengan sebuah truk gandeng di perlintasan sebidang JPL 13, Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, berdampak pada terganggunya sejumlah perjalanan kereta api pada Jumat. Meski sempat terganggu, perjalanan sejumlah KA berhasil dipulihkan sesuai jadwal.
Peristiwa itu terjadi setelah truk gandeng tertabrak KA Blambangan Ekspres yang sedang melintas di jalur rel kawasan Leces. Akibat tabrakan tersebut, lokomotif kereta mengalami kerusakan sehingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir.
Manager Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 9 Jember, Cahyo Widiantoro menjelaskan bahwa setelah kecelakaan terjadi, pihak KAI segera melakukan penanganan terhadap rangkaian kereta yang terdampak.
Menurutnya, kerusakan pada lokomotif membuat perjalanan KA Blambangan Ekspres harus dihentikan sementara. Rangkaian kereta beserta lokomotif yang mengalami kerusakan kemudian ditarik mundur menuju Stasiun Probolinggo menggunakan lokomotif penolong untuk proses penanganan lebih lanjut.
“Setelah kejadian tersebut, lokomotif KA Blambangan Ekspres tidak dapat melanjutkan perjalanan karena mengalami kerusakan. Oleh karena itu rangkaian kereta ditarik kembali menuju Stasiun Probolinggo menggunakan lokomotif penolong,” ujar Cahyo.
Setibanya di Stasiun Probolinggo, para penumpang KA Blambangan Ekspres kemudian dipindahkan ke kereta lain yakni KA Wijaya Kusuma agar tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju stasiun tujuan masing-masing hingga stasiun akhir di Ketapang.
Selain KA Blambangan Ekspres, sejumlah perjalanan kereta api lainnya juga mengalami keterlambatan sebagai dampak dari insiden tersebut. Beberapa kereta yang terdampak di antaranya KA Wijaya Kusuma dengan relasi Stasiun Cilacap menuju Stasiun Ketapang Banyuwangi.
Tidak hanya itu, keterlambatan juga terjadi pada KA Mutiara Timur dengan rute perjalanan dari Stasiun Ketapang menuju Stasiun Surabaya Pasar Turi. Kereta lain yang ikut terdampak yakni KA Ijen Ekspres dengan relasi Stasiun Malang Kota Lama menuju Stasiun Ketapang Banyuwangi.
"Setelah dilakukan penanganan oleh petugaa dilapangan, operasiona KA sudah kembali berjalan normal, untuk KA Blambangan Ekspres Relasi Ketapang - Pasar Senen yang sebelumnya mengalami keterlambatan, dapat diberangkatkan tepat pukul 15.45 WIB," ujar Cahyo.
Cahyo menambahkan, untuk tetap menjaga kesipan operasional di wilayah Daop 9 Jember, KAI juga mendapat dukungan tambahan sarana lokomotif dari Balai Yasa Yogyakarta sebagai pengganti lokomotif yang rusak.
"Kami akan tetap berkomitmen menangani setiap gangguan operasional dengan cepat dan terkoordinasi agar layanan kepada pelanggan tetap berjalan dengan baik," imbuhnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

