Semangat, Puluhan Nenek Belajar Mengaji di Pondok Ramadan Lansia Blitar
Puluhan nenek-nenek semangat belajar mengaji di Pondok Ramadan Lansia di Dusun Bendelonje Desa Kendalrejo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar.
BLITAR, SJP - Kegiatan pesantren tak hanya milik dari anak-anak muda. Para lansia juga berkesempatan untuk menimba dan memperdalam ilmu agama di pesantren untuk bekal di akhirat kelak.
Hal itu terlihat dalam kegiatan Pondok Ramadan Lansia di area Masjid Jami Mustajabud Daawaad Dusun Bendelonje Desa Kendalrejo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar.
Pada tahun 2025 ini, ada 65 orang nenek-nenek yang mengikuti kegiatan Pondok Ramadan Lansia.
Mayoritas peserta Pondok Ramadan Lansia, berusia 50 tahun ke atas. Pada tahun ini, usia peserta paling muda 55 tahun dan yang paling tua 92 tahun.
"Jumlah peserta meningkat dibandingkan tahun lalu sebanyak 57 lansia. Sekarang meningkat menjadi 65 peserta, Alhamdulillah," ucap Pendamping Pondok bernama Sri Banun (70).
Dia menyebut, aktivitas Pondok Ramadan Lansia ini sudah berlangsung sejak tahun 2010 lalu dan berada di dua lokasi, yakni di Kaweron dan Kendalrejo Srengat. Namun, untuk saat ini yang masih aktif dan bertahan berada di Kendalrejo.
Kegiatan di Pondok Ramadan Lansia ini juga bertujuan untuk mewadahi nenek-nenek yang ingin belajar ilmu agama.
Pondok Ramadan ini diadakan sebagai wadah belajar ilmu agama khususnya para janda yang sudah lanjut usia. Selain itu, kegiatan di Pondok Ramadan Lansia juga bisa menghilangkan kesedihan dari para janda ini.
"Biasanya kan ada orang tua yang sedih gitu. Kalau disini banyak kegiatannya dan semua bahagia. Mudah-mudahan bisa jadi bekal di akhirat, biar meninggal husnul khotimah. Dimulai dengan baca Al-Qur'an, semoga saat meninggal dibekali bacaan Al-Qur'an," kata dia.
Pondok Ramadan Lansia disini digelar selama 12 hari di awal bulan Ramadan. Aktivitas para lansia ini dilakukan di rumah panggung berdinding anyaman bambu dengan lantai kayu. Kapasitas rumah panggung ini bisa menampung delapan orang untuk tidur dan di bagian teras bisa dimanfaatkan lima orang untuk tidur.
Sementara peserta lain, sudah disiapkan tempat tidur di kamar-kamar yang masih satu area dengan Masjid Jami Mustajabud Daawaad.
"Selama mondok, para lansia melakukan aktivitas di rumah panggung ini. Kegiatan saat pagi hari, diawali dengan senam, kemudian mandi, salat dhuha, tadarus Al-Qur'an, pengajian dan ada juga permainan dengan guru PGTK Muslimat," ujarnya.
Salah seorang peserta Pondok Ramadan Lansia bernama Istiqomah asal Selopuro Kabupaten Blitar ini, mengaku senang mengikuti aktivitas pondok Ramadan disini.
Ia sudah dua kali berturut turut mengikuti Pondok Ramadan Lansia di Dusun Bendelonje Desa Kendalrejo Talun Kabupaten Blitar.
"Pokoknya senang sekali disini, banyak teman dan bahagia sekali. Tidak hanya dari Blitar, tapi ada juga peserta dari luar pulau dan luar kota, seperti Kalimantan dan Surabaya," tandasnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

