Sekolah Rakyat Pamekasan Perketat Asrama dengan Sistem Jaga Malam

SRMP 29 Pamekasan, Jawa Timur, memperketat pengawasan asrama dengan sistem jaga malam. Kebijakan ini disepakati bersama guru, wali asrama, dan wali asuh, sesuai arahan Menteri Sosial untuk mencegah perundungan di sekolah rakyat.

21 Aug 2025 - 23:16
Sekolah Rakyat Pamekasan Perketat Asrama dengan Sistem Jaga Malam
Ilustrasi siswa sekolah rakyat. (Antara/Fauzan)

PAMEKASAN, SJP — Upaya mencegah praktik perundungan di lingkungan pendidikan terus digencarkan. Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 29 Pamekasan, Jawa Timur, mengambil langkah berbeda dengan menerapkan sistem jaga malam ketat di asrama sekolah.

Kepala SRMP 29 Pamekasan, Aisyah Minarni Mukti, menegaskan kebijakan ini lahir dari kesadaran bahwa maraknya kasus perundungan kerap dipicu lemahnya pengawasan.

"Kami tidak ingin perundungan terjadi di lembaga ini. Maka dari itu setiap malam kami selalu mengerahkan menerjunkan petugas khusus untuk berjaga-jaga di asrama sekolah ini," jelas Aisyah, dilansir dari Antara, Kamis (21/8/2025).

Langkah tersebut tak diambil sepihak. Aisyah memastikan, kebijakan piket malam ini merupakan hasil kesepakatan bersama wali asuh, wali asrama, serta para guru. Tercatat, sekitar 50 siswa kini tinggal di asrama sejak kegiatan belajar mengajar resmi dimulai pada 15 Agustus 2025.

Kebijakan ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari arahan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang sebelumnya meminta sekolah-sekolah rakyat untuk memperketat pengawasan demi mencegah praktik perundungan.

"Maka dari itu kami memperketat pengawasan, selain memaksimalkan peran guru konseling,” tandas Aisyah.

Dengan langkah ini, SRMP 29 Pamekasan berharap suasana pendidikan di asrama tetap kondusif, aman, dan terbebas dari segala bentuk perundungan yang merugikan siswa. (**)

Sumber: Beritasatu.com
Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow