Sekolah Alam Kolaborasi dengan Berbagai Komunitas di Kediri Suarakan Kesadaran Pengelolaan Sampah

Melalui kegiatan ini, nasyarakat diajak untuk lebih sadar terhadap persoalan sampah dan pentingnya gerakan memilah serta mengolahnya sejak dari rumah.

02 Nov 2025 - 14:32
Sekolah Alam Kolaborasi dengan Berbagai Komunitas di Kediri Suarakan Kesadaran Pengelolaan Sampah
Puncak kegiatan digelar di Taman Sekartaji Kediri, di mana anak-anak menampilkan karya mereka dalam suasana yang riang dan edukatif. (Foto: Dokumentasi Panitia Pekan Ceria)

KEDIRI, SJP — Sekolah Alam Ramadhani berkolaborasi dengan komunitas literasi Kampung Dongeng Kediri dan Taman Baca Mahanani menggelar kegiatan Pekan Ceria dengan tema “Suara untuk Bumi”, Minggu (2/11/2025). Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk lebih sadar terhadap persoalan sampah dan pentingnya gerakan memilah serta mengolahnya sejak dari rumah. Komunitas Wasesa dan Zero Waste Kediri ikut mendukung kegiatan ini.

Kepala Sekolah Alam Ramadhani, Ulya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara sekolah dan berbagai komunitas di Kediri untuk mengedukasi anak-anak dan masyarakat dengan cara yang menyenangkan.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran sejak dini bahwa sampah adalah tanggung jawab kita bersama. Anak-anak tidak hanya diajak bicara soal lingkungan, tapi juga belajar langsung memilah, mengompos, dan mengampanyekan pesan sadar sampah,” ujar Ulya.

Sebelum kegiatan puncak, para siswa telah belajar membedakan jenis sampah — organik, anorganik, dan B3 — serta mempraktikkan cara mengolahnya. Mereka juga membuat berbagai karya kreatif dari bahan bekas seperti kostum tempat sampah, pot bunga, hingga poster kampanye bertema lingkungan dengan pesan-pesan lucu dan edukatif seperti “Sampahku Tanggung Jawabku” dan “Nyampah? Malu Ahh!”.

Puncak kegiatan digelar di Taman Sekartaji Kediri, di mana anak-anak menampilkan karya mereka dalam suasana yang riang dan edukatif. Pekan Ceria tahun ini memiliki tiga titik kegiatan utama, yakni “Dongeng”, “Karya Penuh Warna”, dan “Lapak Buku oleh Mahanani”.

Melalui kegiatan ini, para penyelenggara berharap masyarakat semakin sadar pentingnya konsep “Cegah, Pilah, Olah” dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

“Kami ingin masyarakat mulai dari rumah. Cegah dengan mengurangi sampah, pilah sesuai jenisnya, dan olah agar bisa bermanfaat. Dari hal kecil ini, kita bisa membantu menjaga bumi untuk generasi berikutnya,” tambah Ulya.

Acara yang berlangsung dengan penuh keceriaan ini sebagai bagian dari gerakan bersama merawat bumi melalui pendidikan dan literasi lingkungan. (**)

Editor : Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow