Sebelum Banjir Bandang, Pemdes Wonoboyo Bondowoso Berkali-kali Ajukan Bronjong Namun Tak Digubris

Pembangunan bronjong tanggul bakal segera ditindak lanjuti Dinas BSBK Kabupaten Bondowoso, pihaknya masih menginventarisir infrastruktur rusak akibat bencana dan akan segera diusulkan kepada pemkab termasuk usulan Pemdes Wonoboyo.

04 Feb 2025 - 21:15
Sebelum Banjir Bandang, Pemdes Wonoboyo Bondowoso Berkali-kali Ajukan Bronjong Namun Tak Digubris
Tanggul jebol akibat banjir bandang di Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang (foto : Yudis/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Terjadinya banjir bandang yang terjang Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, Senin (3/2/2025) malam, menyisakan kesedihan warga yang rumahnya mengalami rusak berat. 

Bahkan, pada Selasa (4/2/2025) banjir susulan kembali menerjang rumah warga. Asesmen awal, tercatat ada 12 rumah warga yang mengalami rusak berat karena tepat berada di sebelah timur tanggul yang jebol karena banjir bandang. 

Sebelumnya, Pemerintah Desa (Pemdes) Wonoboyo sempat mengajukan pembangunan bronjong untuk tanggul, namun tak kunjung ditindak lanjuti.

Pembangunan bronjong tersebut sangat dibutuhkan karena tanggul yang ada dinilai sangat membahayakan rumah warga yang berada tepat di timur aliran sungai jika terjadi banjir. 

Nahasnya, belum sempat ditindak lanjuti untuk dibangun bronjong sesuai yang diajukan oleh Pemdes Wonoboyo, bencana banjir bandang terlebih dahulu terjadi. 

"Kami sudah berkali-kali mengajukan pembangunan bronjong, namun tidak ada tindak lanjut dari dinas terkait. Akhirnya, yang ditakutkan terjadi," gerutu Kades Wonoboyo, Tubaini, Selasa (4/2/2025), usai meninjau keadaan rumah warga desanya.

Sementara, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) Kabupaten Bondowoso, Dadan Kurniawan mengatakan, pihaknya masih melakukan upaya inventarisiasi infrastruktur rusak di beberapa lokasi terdampak bencana. 

"Selanjutnya, kami lakukan penghitungan biaya tentang beberapa infrastruktur yang rusak akibat terjadinya bencana. Lalu kami ajukan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, termasuk usulan dari Pemdes Wonoboyo tersebut," tutupnya, melalui pesan WhatsApp. 

Seperti diketahui, banjir bandang yang menerjang Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang berdampak terhadap 96 kepala keluarga (KK). Bahkan terdapat 37 rumah warga, dengan rincian, 12 rumah mengalami kerusakan berat dan 25 rumah mengalami rusak ringan. 

Bahkan, mayoritas rumah warga Desa Wonoboyo tertimbun lumpur. Sehingga warga melakukan swadaya untuk kerja bakti membersihkan rumah warga terdampak banjir bandang. 

Tak hanya itu, jalan penghubung menuju Desa Wonoboyo, saat ini hanya bisa diakses menggunakan kendaraan bermotor roda 2. Selain itu, akibat derasnya air, aspal juga terlihat terkelupas. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow