Scroll Tanpa Henti: Ketika Waktu Tidur Generasi Muda Dicuri oleh Layar
Kebiasaan scroll tanpa henti menjelang tidur membuat banyak anak muda kehilangan waktu istirahat. Artikel ini mengulas bagaimana gaya hidup digital mencuri kualitas tidur generasi muda masa kini.
SUARAJATIMPOST.COM — Di era serba digital, tidur bukan lagi kebutuhan utama bagi banyak anak muda. Jam malam kini bukan untuk beristirahat, melainkan untuk terus menggulir layar — dari TikTok, Instagram, hingga Netflix. Rutinitas yang seharusnya menenangkan sebelum tidur, kini bergeser menjadi sesi maraton konten tanpa akhir.
Kebiasaan “scroll tanpa henti” ini tampak sepele, tapi diam-diam mencuri waktu dan energi. Banyak anak muda baru menyadari pagi sudah datang, padahal mata belum benar-benar terpejam. Ironisnya, mereka tahu kebiasaan itu buruk — namun tetap melakukannya setiap malam.
Fenomena ini menciptakan siklus kelelahan kronis: tubuh lelah, pikiran jenuh, tapi tangan masih mencari satu video lagi. Dunia digital memberi hiburan instan, tapi juga memenjarakan waktu tidur dan fokus. Saat cahaya layar menggantikan cahaya bulan, batas antara “waktu istirahat” dan “waktu online” pun lenyap.
Di balik gaya hidup yang terlihat produktif dan terkoneksi, banyak anak muda sebenarnya hidup dalam defisit tidur parah. Mereka bangun dengan mata berat, kepala pusing, dan hati gelisah — hasil dari malam panjang yang dihabiskan bersama layar, bukan mimpi.
Mungkin kini saatnya berhenti sejenak, menutup layar, dan memberi tubuh haknya untuk istirahat. Sebab, tidak semua hal harus ditonton malam ini — tapi tidur yang hilang tidak akan pernah bisa diganti. (*)
Sumber: Dari Berbagai Sumber
What's Your Reaction?

