Satlantas Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Jembatan Koncer, Truk Bermuatan Dilarang Melintas
Satlantas Polres Bondowoso memasang portal, mengalihkan truk ke jalur Bataan, dan menyiagakan patroli mobile di Jembatan Koncer guna mencegah kendaraan berat memperparah kerusakan sambil menunggu hasil asesmen.
BONDOWOSO, SJP – Satlantas Polres Bondowoso mulai memperketat pengawasan di Jembatan Koncer sebagai tindak lanjut atas kerusakan yang terjadi pada lantai jembatan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kendaraan bertonase besar tetap melintas dan memperparah kondisi struktur jembatan yang kini menjadi jalur alternatif utama di wilayah Tenggarang.
Sebagai bentuk pengamanan, Satlantas bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan memasang portal pembatas kendaraan di kedua sisi jembatan. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mengurangi beban jembatan hingga hasil asesmen teknis selesai dilakukan.
Tidak hanya memasang portal, kepolisian juga menyiapkan patroli mobile dan melibatkan masyarakat sekitar dalam pengawasan. Langkah itu ditempuh menyusul masih sering ditemukannya kendaraan bermuatan berat yang nekat melintasi Jembatan Koncer meski sebelumnya telah dipasang rambu dan banner pembatasan.
Kasat Lantas Polres Bondowoso, AKP Irwan Rizki Prakoso, mengatakan, pemasangan portal akan menjadi langkah awal dalam mengendalikan jenis kendaraan yang diperbolehkan melintasi Jembatan Koncer.
"Selanjutnya kami akan memasang portal sebagai pembatas kendaraan yang boleh dan tidak boleh melintas. Kendaraan yang diizinkan hanya sepeda motor dan kendaraan roda empat khusus penumpang," ujarnya.
Menurut Irwan, seluruh kendaraan angkutan barang, truk bermuatan, maupun kendaraan enam sumbu ke atas akan dialihkan melalui jalur Desa Koncer ke arah Desa Lojajar dan Desa Bataan, agar tidak membebani struktur Jembatan Koncer.
"Untuk kendaraan truk muatan maupun kendaraan yang lebih berat atau enam sumbu ke atas nantinya akan dialihkan melalui jalur Bataan," katanya.
Guna memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif, Satlantas akan menempatkan personel untuk melakukan patroli mobile di sekitar lokasi. Pengawasan juga akan melibatkan masyarakat dan perangkat kelurahan agar kendaraan bertonase besar tidak lagi memanfaatkan jalur tersebut.
"Kami akan menempatkan anggota untuk melaksanakan patroli mobile. Selain itu, kami juga melibatkan masyarakat dan perangkat kelurahan untuk membantu melakukan pengawasan," jelasnya.
Meski demikian, pada tahap awal kepolisian belum akan mengedepankan penindakan hukum. Sosialisasi kepada masyarakat dan pengemudi akan menjadi prioritas agar seluruh pengguna jalan memahami pembatasan yang diberlakukan.
"Kami akan memberikan imbauan dan melakukan sosialisasi secara masif agar masyarakat mengetahui aturan pembatasan ini. Penegakan hukum akan melihat perkembangan situasi di lapangan," ungkap Irwan.
Ia menambahkan, rambu dan banner pembatasan sebenarnya telah dipasang sebelumnya. Namun, Satlantas bersama Dinas BSBK dan Dinas Perhubungan akan memastikan kembali seluruh perlengkapan pengamanan, termasuk portal dan lampu penerangan, telah terpasang dengan baik.
"Hari ini, setelah berkoordinasi dengan BSBK dan Dinas Perhubungan, pembatasan mulai diberlakukan. Portal juga akan dilengkapi lampu agar terlihat jelas pada malam hari. Tinggi portal diperkirakan sekitar 2,3 hingga 2,5 meter," pungkasnya.
Seperti diketahui, Jembatan Koncer kembali menjadi perhatian publik setelah pada Senin (6/7/2026) muncul lubang pada lantai jembatan sisi timur dengan diameter sekitar 30 sentimeter. Kerusakan tersebut memicu kekhawatiran warga karena jembatan kini menjadi jalur alternatif utama sejak Jembatan Sentong ditutup untuk pembangunan. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

