Santoso Kembali Nahkodai PDI Perjuangan Kota Mojokerto, Wakil Wali Kota Jabat Sekretaris
Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, ditetapkan sebagai Sekretaris DPC, sementara posisi Bendahara dipercayakan kepada Silvia Elya.
KOTA MOJOKERTO, SJP — Estafet kepemimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Mojokerto resmi kembali dipercayakan kepada Santoso Bekti Wibowo.
Keputusan ini ditetapkan dalam Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) serentak yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Surabaya, Sabtu (20/12/2025) hingga Ahad (21/12/2025).
Dalam struktur kepengurusan periode 2025–2030 tersebut, DPP PDI Perjuangan juga menunjuk figur strategis untuk mendampingi Santoso.
Dia adalah Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, ditetapkan sebagai Sekretaris DPC, sementara posisi Bendahara dipercayakan kepada Silvia Elya.
Santoso menilai, mandat yang kembali diberikan kepadanya merupakan bentuk apresiasi DPP atas capaian positif partai di Kota Mojokerto pada periode sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa kemenangan dalam kontestasi politik lokal menjadi parameter utama penilaian kinerja pengurus.
"Terpilihnya kembali kami untuk periode 2025–2030 menunjukkan bahwa DPP menilai kami berhasil melaksanakan tugas pada periode sebelumnya. Indikator utamanya adalah kemenangan PDI Perjuangan dalam momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) maupun Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Kota Mojokerto," ujar Santoso, Senin (22/12/2025).
Pasca-pengukuhan ini, Santoso langsung menetapkan arah kebijakan partai ke depan. Fokus utama kepengurusan baru ini adalah memperkuat struktur internal dan meningkatkan loyalitas kader guna menghadapi dinamika politik mendatang.
Penetapan pengurus baru ini diharapkan mampu mempertegas dominasi partai berlogo banteng tersebut di Kota Onde-Onde, sekaligus mensinergikan kebijakan partai dengan pemerintahan daerah melalui keterwakilan wakil wali kota di struktur inti DPC.
"Langkah strategis kami ke depan adalah membangun soliditas kader partai secara menyeluruh. Hal ini krusial sebagai persiapan menghadapi konstelasi politik yang akan datang agar mesin partai tetap optimal," pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

