Sambut HUT ke-80 RI, Pemkot Surabaya Beri Diskon Parkir Khusus Pengguna QRIS
Pemkot Surabaya memberlakukan tarif parkir Rp80 untuk pengguna QRIS di titik-titik parkir strategis. Kebijakan ini sebagai simbol perayaan 80 tahun Kemerdekaan RI.
SURABAYA, SJP — Delapan dekade kemerdekaan adalah waktu yang panjang untuk belajar menjadi bangsa yang semakin dewasa. Beragam cara bisa dilakukan dalam merefleksikan angka tersebut, salah satunya dengan kebijakan tarif parkir murah seharga Rp80 dengan QRIS.
Program tarif parkir Rp80 itu telah diberlakukan sejak 14 hingga 17 Agustus 2025, khusus bagi pengguna yang membayar melalui metode QRIS di titik-titik parkir strategis.
Mengonfirmasi kebijakan tersebut, Kepala UPTD Parkir TJU Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Jeane Mariane Taroreh, mengatakan harga yang ditetapkan sengaja dipilih sebagai simbol perayaan kemerdekaan yang ke-80.
"Tarif Rp80 ini dipilih sebagai simbol perayaan 80 tahun kemerdekaan," ucap Jeane, Jumat (15/8/2025).
Jeane menegaskan program tersebut berlaku untuk semua jenis kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, dengan ketentuan lokasi yang sudah ditentukan. Tarif spesial juga berlaku di sejumlah parkir tepi jalan umum seperti kawasan Balai Kota Surabaya dan Taman Bungkul.
Selain itu, juga berlaku di tempat khusus parkir non-progresif seperti Lapangan THOR, Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar, THP Kenjeran, Taman Bulak, RSUD Eka Candrarini, serta UPTSA Siola untuk mobil.
Parkir Progresif, Dua Jam Pertama Rp80
Sejumlah titik parkir progresif juga menerapkan tarif spesial ini. Di antaranya Balai Pemuda, Lapangan Hoki, PTK Gentengkali, PTK Pasar Karah, UPTSA Siola untuk roda dua, Convention Hall Adityawarman, Park and Ride Mayjen Sungkono, Tugu Pahlawan, Park and Ride Adityawarman, dan THP Kenjeran sisi selatan.
Namun perlu diperhatikan bahwa khusus parkir progresif, tarif Rp80 hanya berlaku untuk dua jam pertama. Setelah itu, tarif kembali normal sesuai ketentuan yang berlaku.
Jeane berharap warga maupun wisatawan memanfaatkan program ini. Apalagi, selama periode tersebut, Surabaya tengah dipadati berbagai acara, termasuk Artsub di Balai Pemuda.
"Ini kesempatan untuk merayakan kemerdekaan sambil merasakan kemudahan transaksi digital lewat QRIS," ujar Jeane.
Dengan kebijakan tersebut, perayaan kemerdekaan bukan hanya soal upacara dan karnaval, tetapi juga memaknai perkembangan teknologi dan pelayanan publik yang semakin ramah warga. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

