Rumah Warga di Tulungagung Rusak Tertimpa Tembok Talud Longsor, Tidak Ada Korban Jiwa

Rumah yang terdampak adalah milik Pamuji. Material longsor berupa tanah dan reruntuhan tembok talud menimpa bagian teras rumah hingga menyebabkan kerusakan cukup parah.

04 Dec 2025 - 22:26
Rumah Warga di Tulungagung Rusak Tertimpa Tembok Talud Longsor, Tidak Ada Korban Jiwa
Rumah warga Desa Punjul rusak tertimpa reruntuhan tembok penahan tebing pekarangan yang longsor. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Sebuah rumah milik warga Dusun Genengan, Desa Punjul, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung, mengalami kerusakan akibat tertimpa material longsor, Kamis (04/12/2025) sore.

Peristiwa tersebut terjadi setelah kawasan desa diguyur hujan deras disertai angin kencang, mengakibatkan talud penahan tebing pekarangan setinggi tiga meter ambrol dan menimpa bagian rumah.

Rumah yang terdampak adalah milik Pamuji. Material longsor berupa tanah dan reruntuhan tembok talud menimpa bagian teras rumah hingga menyebabkan kerusakan cukup parah.

Meski demikian, tidak ada penghuni rumah yang menjadi korban. Seluruh anggota keluarga dalam kondisi selamat, dan dinding utama rumah juga dilaporkan masih aman.

Kepala Desa Punjul, Makin, menjelaskan kronologi kejadian berlangsung cepat dan tidak terduga saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan desa Punjul.

“Kejadiannya pas waktu hujan lebat dan angin, kira-kira jam empat. Yang ambruk ini tangkis rumah, dan mengenai tembok serta teras rumah Pak Pamuji,” ujar Makin.

Ia memastikan bahwa kerusakan hanya terjadi pada bagian teras, sementara struktur utama rumah masih utuh.

Meski tidak ada korban, kekhawatiran tetap muncul apabila hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.

“Kalau seandainya hujannya lebat lagi bisa masuk ke temboknya Pak Pamuji. Tapi untuk saat ini temboknya masih aman, belum ada tanda-tanda retak atau mau ambruk,” imbuhnya.

Pemerintah desa mengaku kesulitan melakukan penanganan permanen karena anggaran penanggulangan bencana desa telah habis. Meski begitu, langkah sementara tetap dilakukan melalui gotong royong warga. 

“Nanti kita usahakan bersama warga, sambil berbicara dengan yang punya tangkis untuk mencari solusi. Mungkin bisa kita musyawarahkan,” kata Makin.

Rencananya, pemerintah Desa Punjul akan mengajak warga melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor dan puing-puing teras rumah yang rusak, Jumat besok.

Selain itu, pihak desa juga akan memfasilitasi pertemuan antara Pamuji dan pemilik pekarangan guna menentukan langkah perbaikan talud yang paling aman dan disepakati bersama.

Selain menimpa rumah Pamuji, Makin menyebut terdapat satu titik longsor lain di wilayah Desa Punjul. Namun longsor tersebut terjadi pada talud jalan desa dan tidak sampai menutup akses jalan antar-dukuh. 

“Longsor talud jalan itu tidak sampai menutup jalan, masih bisa dilewati, itu jalur antar Dukuhan, Punjul ke Tumpuk,” jelasnya.

Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca di wilayah Karangrejo masih kerap turun hujan deras dalam beberapa hari terakhir.

Pemerintah desa berharap langkah cepat melalui kerja bakti dapat meminimalkan risiko lanjutan dan menjaga keamanan pemukiman warga. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow