Kota Malang Darurat Banjir, 39 Titik Terendam dan Warga Terjebak di Rumah

Hujan lebat picu luapan drainase dan sungai, BPBD Kota Malang melaporkan ada puluhan titik terdampak.

04 Dec 2025 - 20:45
Kota Malang Darurat Banjir, 39 Titik Terendam dan Warga Terjebak di Rumah
Terlihat salah seorang warga berupaya menyelamatkan sepeda motornya yang terseret arus banjir saat hujan lebat mengguyur Kota Malang, Kamis (4/12/2025). (Foto : Tangkapan layar video kiriman warga)

KOTA MALANG – Hujan berintensitas lebat yang mengguyur Kota Malang pada Kamis (4/12/2025) siang, memicu kondisi darurat banjir di sejumlah wilayah. Debit air di drainase dan aliran sungai meningkat cepat hingga meluap ke jalan dan pemukiman, membuat warga di beberapa titik terjebak di dalam rumah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang melaporkan sedikitnya 39 titik banjir dan satu titik pohon tumbang tersebar di Kecamatan Blimbing, Lowokwaru, Sukun, hingga Kedungkandang.

Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno, mengonfirmasi kondisi tersebut sebagai situasi darurat yang membutuhkan respons cepat seluruh unsur penanganan bencana.

“Intensitas hujan sangat tinggi sehingga membuat debit air meningkat drastis dan meluap ke pemukiman,” ujar Prayitno, Kamis (4/12/2025).

Ia menambahkan bahwa sejumlah laporan menunjukkan warga terjebak di rumah, sepeda motor hanyut, hingga tembok rumah jebol akibat tekanan air di beberapa titik.

“Tim kami sudah bergerak ke seluruh lokasi terdampak untuk membantu evakuasi dan memetakan penanganan lanjutan,” imbuhnya.

Puluhan titik genangan tercatat di Kecamatan Blimbing seperti Jl. Ciliwung, Jl. Kedawung, Jl. Sunandar Priyo Sudarmo, Jl. Letjen S. Parman, hingga kawasan Glintung. Beberapa lokasi seperti Jl. Taman Siswa dan Sidomulyo II dilaporkan membuat warga terjebak di dalam rumah, termasuk satu ODGJ.

Di Kecamatan Lowokwaru, banjir merendam kawasan Sudimoro, Jl. Bukirsari, Jl. Candi Kalasan, Jl. Gajayana Gang 4, hingga beberapa titik di sepanjang Jl. Soekarno Hatta. Genangan juga dilaporkan di Sukun pada wilayah EWS Bukit Barisan dan Candi, serta titik pohon tumbang di Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang.

BPBD Kota Malang menegaskan bahwa situasi masih bersifat dinamis dan terus diperbarui seiring pergerakan tim di lapangan. Upaya evakuasi, pendataan kerugian, dan normalisasi aliran air terus dilakukan.

Sementara itu, Sejumlah laporan warga di media sosial menggambarkan kondisi lapangan yang makin mengkhawatirkan. Di kawasan Jalan Letjen Sutoyo, dua sepeda motor ditemukan hanyut terseret arus banjir. Warga yang kehilangan kendaraannya diminta mengecek ke Jalan Letjen Sutoyo Gang 3 Mushola dengan membawa bukti kepemilikan.

Di kawasan Jalan Karya Barat, Blimbing, banjir terekam setinggi dada orang dewasa dan merusak beberapa tembok rumah. Video yang beredar menampilkan warga terjebak di dalam rumah dengan air yang sudah masuk hingga bagian dalam hunian. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow