Aksi Heroik Babinsa di Pasuruan Gagalkan Aksi Pencurian Motor di Depan Sekolah

Satu dari tiga pelaku berhasil diamankan, sementara kedua rekan pelaku berhasil melarikan diri. Ironisnya, pelaku membawa senjata tajam sejenis celurit.

11 May 2026 - 13:30
Aksi Heroik Babinsa di Pasuruan Gagalkan Aksi Pencurian Motor di Depan Sekolah
Anggota Babinsa saat menggagalkan aksi pencurian di SDN Kalipang 1 (Foto: Isbi/SJP)

PASURUAN, SJP — Aksi heroik dilakukan oleh anggota Babinsa Gratitunon yang menggagalkan upaya pencurian sepeda motor pada Senin (11/5/2026) pagi, sekitar pukul 07.45 WIB. 

Peristiwa tersebut terjadi tepat di depan SDN Kalipang 1, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Pencurian motor tersebut berhasil digagalkan oleh anggota TNI yang sedang bertugas dan kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian. Satu dari tiga pelaku berhasil diamankan, sementara dua rekan pelaku lainnya melarikan diri. Diketahui, pelaku membawa senjata tajam jenis celurit.

Komplotan yang berjumlah tiga orang tersebut mengincar sepeda motor milik salah satu wali murid kelas 3 yang sedang terparkir di depan sekolah. Namun, rencana mereka gagal berkat kesigapan Serda Johan, Babinsa Kelurahan Gratitunon.

Saat kejadian, Serda Johan tengah berada di sekitar sekolah untuk melaksanakan tugas pengamanan wilayah dan pemantauan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melihat adanya aksi pencurian, ia langsung bergerak cepat melakukan penyergapan.

Satu pelaku segera diamankan ke Polsek Grati guna menghindari aksi main hakim sendiri. Sementara itu, dua rekan pelaku lainnya berhasil melarikan diri dari lokasi dan kini dalam pengejaran pihak kepolisian.

“Pelaku ada tiga orang, sasarannya motor wali murid. Beruntung ada Pak Babinsa, Serda Johan, yang sedang tugas pengamanan di sekolah. Satu pelaku berhasil ditangkap dan langsung dibawa ke Polsek Grati,” ujar seorang saksi mata di lokasi.

Pihak sekolah dan warga sekitar mengapresiasi keberanian serta kesigapan Babinsa Gratitunon dalam menjaga keamanan di lingkungan pendidikan. Meski satu pelaku telah tertangkap, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kejahatan serupa, terutama saat mengantar atau menjemput siswa.

Hingga saat ini, pihak Kepolisian Sektor Grati tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku yang tertangkap guna mengungkap identitas dua rekan lainnya yang berhasil kabur.

Pihak sekolah juga memberikan imbauan kepada wali murid yang sedang mengantar atau menjemput anaknya agar selalu waspada dan tetap berhati-hati. Karena kejahatan tidak pandang siapa yang akan diincarnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow