Kota Malang Dilanda Angin Kencang dan Tanah Longsor, Pohon Tumbang di Mana-Mana
Tiga hari sebelum bencana, BPBD Kota Malang terima peringatan cuaca esktrem dari BMKG
KOTA MALANG, SJP — Cuaca ekstrem melanda Kota Malang. Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan tanah longsor di beberapa titik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno mengaku telah menerima peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait ancaman cuaca ekstrem sejak tiga hari lalu.
“Kami langsung menindaklanjuti dengan upaya mitigasi dan menyiapkan tim tanggap bencana. Mulai Kemarin, kami bergerak cepat menangani dampak angin kencang,” ujarnya, Jumat (31/1/2025).
Sejumlah insiden akibat angin kencang dilaporkan di berbagai wilayah di Kota Malang, di antaranya: dahan patah di Jalan Danau Bratan Raya, Lesanpuro, serta Jalan Pandanwangi, Sulfat, Kecamatan Blimbing.
Kemudian terjadi tanah longsor di Jalan Teluk Menanjung dan Jalan Ikan Gurami, Tunjungsekar. Lalu pohon tumbang terjadi di Jalan Raden Intan, Polowijen. Pohon tumbang juga menimpa area SMPN 26 Kota Malang.
Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan besar. Tim BPBD, bersama relawan dan instansi terkait, telah turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan.
“Jika melihat potensi bahaya, segera laporkan ke BPBD atau pihak terkait,” imbau Prayitno.
Dengan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, kesiapsiagaan menjadi langkah utama dalam mengantisipasi risiko yang lebih besar. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

