RSUD Dr. Soetomo Luncurkan Layanan “OMAH”, Hadirkan Sentuhan Medis di Tengah Keluarga

Lewat program OMAH, RSUD Dr. Soetomo menghadirkan layanan medis hingga ke rumah pasien, memadukan sentuhan profesional dan kehangatan keluarga bagi mereka yang sulit datang ke rumah sakit.

29 Oct 2025 - 20:33
RSUD Dr. Soetomo Luncurkan Layanan “OMAH”, Hadirkan Sentuhan Medis di Tengah Keluarga
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran RSUD Dr. Soetomo saat meresmikan program OMAH, Rabu (29/10/2025) (Ryan/SJP)

SURABAYA, SJP — Bagi sebagian pasien dengan kondisi khusus seperti lansia, penderita penyakit kronis, atau pasien dalam fase terminal, perjalanan ke rumah sakit bukan hal mudah. Jarak, kondisi fisik yang lemah, dan kebutuhan untuk tetap dekat dengan keluarga sering kali menjadi kendala yang membuat mereka terpaksa menunda atau bahkan melewatkan perawatan medis.

Menjawab situasi tersebut, RSUD Dr. Soetomo Surabaya meluncurkan program OMAH (Outreach Medical at Home), sebuah layanan medis berbasis kunjungan rumah yang memungkinkan pasien mendapatkan penanganan langsung dari tenaga profesional tanpa harus datang ke rumah sakit. Program ini resmi diluncurkan pada Rabu, 29 Oktober 2025, di Surabaya.

Layanan yang Lebih Dekat dan Manusiawi

Program OMAH diharapkan menjadi terobosan dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan namun memiliki keterbatasan mobilitas. Dalam peluncuran program tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi kepada RSUD Dr. Soetomo atas langkah inovatif tersebut.

"Alhamdulillah, proses inovasi ini terus berkelanjutan. RSUD Dr. Soetomo tidak hanya fokus pada pelayanan medis, tapi juga menghadirkan layanan yang lebih dekat dan manusiawi," ujar Khofifah saat meresmikan program OMAH, Rabu (29/10/2025).

Menurutnya, layanan berbasis kunjungan rumah seperti OMAH merupakan bentuk nyata pelayanan kesehatan yang berpihak pada kemanusiaan.

"Bagi pasien-pasien seperti ini, kebersamaan dengan keluarga sangat berarti. Dengan OMAH, mereka tetap bisa menjalani hari-hari bersama orang tercinta, namun tetap dalam pengawasan medis profesional," jelasnya.

Khofifah menilai, inovasi ini tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga mengedepankan pendekatan emosional dan spiritual terhadap pasien. Ia mencontohkan, pasien dalam fase terminal dapat tetap menjalankan aktivitas ibadah bersama keluarga tanpa harus dirawat jauh dari rumah.

"Misalnya bagi pasien yang sudah dalam fase terminal, mereka bisa tetap menjalankan ibadah bersama keluarga, sementara kondisi medisnya tetap terpantau," tuturnya.

 Itulah esensi dari OMAH, yakni menghadirkan sentuhan medis yang berpadu dengan sentuhan jiwa," imbuh Gubernur Jatim tersebut.

Program Outreach Medical at Home menjadi simbol komitmen RSUD Dr. Soetomo dalam memperluas akses layanan kesehatan hingga ke tingkat rumah tangga. Langkah ini sekaligus mempertegas peran rumah sakit daerah sebagai pelopor inovasi layanan publik yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.

"Program ini adalah wujud kepedulian RSUD Dr. Soetomo dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan, di mana pun mereka berada. Ini bukan sekadar layanan medis, tapi wujud dari pelayanan yang humanis," tegas Khofifah.

Tiga Pilar: Planet, People, dan Profit

Sementara itu, Direktur RSUD Dr. Soetomo Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa menjelaskan bahwa peluncuran program OMAH juga sejalan dengan tema besar peringatan tahun ini, yakni “Sustainability Caring of Life.”

"Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah inovasi di RSUD Dr. Soetomo selalu berorientasi pada keberlanjutan kehidupan manusia, tudak hanya aslek medis tetapi juga lingkungan dan sosial," ujar Prof. Cita Rosita.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa konsep Sustainability Caring of Life bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu planet, people, dan profit. Ketiganya menjadi landasan bagi RSUD Dr. Soetomo dalam menjaga keseimbangan antara pelayanan kesehatan, keberlanjutan lingkungan, serta efisiensi institusi.

Prof. Cita menegaskan, program OMAH merupakan bentuk konkret dari pilar tersebut, terutama dalam aspek “people”, karena berfokus pada peningkatan kualitas hidup pasien dan keluarga.

"Melalui OMAH, kami ingin memastikan bahwa keberlanjutan itu hidup, tidak hanya di lingkungan rumah sakit, tetapi juga di setiap rumah pasien yang kami layani," pungkasnya.

Dengan hadirnya OMAH, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui RSUD Dr. Soetomo berharap dapat memperluas cakupan pelayanan kesehatan dan memberikan alternatif baru bagi pasien yang membutuhkan pendampingan intensif di rumah. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow