Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi Dikebut, Rampung Akhir 2025

Kementerian PUPR targetkan revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi rampung akhir 2025. Pasar modern ini dirancang ramah lingkungan, inklusif, dan berfungsi ganda sebagai pusat perdagangan dan wisata belanja.

04 Aug 2025 - 22:45
Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi Dikebut, Rampung Akhir 2025
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi akan selesai pada akhir 2025. (Foto: Istimewa)

Banyuwangi, SJP – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) resmi mempercepat proyek revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, salah satu simpul utama perdagangan tradisional di ujung timur Pulau Jawa. Proyek bernilai Rp152 miliar ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025.

Pasar yang selama ini menjadi pusat distribusi bahan pangan, hasil pertanian, perikanan, dan perdagangan rakyat, tengah dipoles menjadi pasar modern berbasis ramah lingkungan dan inklusif, sekaligus menjadi destinasi wisata belanja baru bagi warga dan wisatawan.

"Pasar ini dirancang sebagai bangunan gedung hijau (BGH) yang mengedepankan efisiensi energi, sirkulasi udara alami, dan fasilitas ramah difabel,” ujar Menteri PUPR Dody Hanggodo, Senin (4/8/2025).

Revitalisasi pasar dilakukan di atas lahan seluas 10.600 m² dengan total bangunan mencapai 15.872 m². Nantinya, pasar ini mampu menampung 777 unit usaha, terdiri dari 194 kios dan 583 los, yang dibagi dalam dua bangunan utama masing-masing setinggi dua lantai.

Bangunan sisi utara akan menampung 209 unit, sedangkan sisi selatan 568 unit. Fasilitas pasar akan dibagi ke dalam tiga zona: area basah (ikan, daging, sayur), area kering (pakaian dan kelontong), serta zona kuliner yang akan menjadi rumah bagi pelaku UMKM lokal.

Tak hanya itu, revitalisasi ini juga memperhitungkan kenyamanan pengunjung dan pelaku usaha dengan menyediakan area parkir seluas 4.733 m², tangga darurat, jalur pedestrian ramah difabel, serta lansekap hijau yang tertata.

“Pembangunan dimulai sejak Oktober 2024 oleh PT Lince Romauli Raya sebagai kontraktor pelaksana, dan kita targetkan rampung akhir 2025,” terang Dody.

Dengan pembiayaan sepenuhnya bersumber dari APBN 2024–2025, revitalisasi ini mencakup pekerjaan struktur, arsitektur, MEP (mekanikal, elektrikal, plumbing), hingga lanskap dan fasilitas pendukung lainnya.

Lebih dari sekadar pusat perdagangan, pasar ini akan dihidupkan sebagai pusat aktivitas ekonomi sekaligus ruang publik yang menjunjung nilai heritage lokal, menghidupkan wajah kota dan memperkuat posisi Banyuwangi sebagai kota destinasi pariwisata berbasis budaya dan ekonomi rakyat. (**)

Editor : Rizqi Ardian

Sumber: Beritasatu,com

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow