Rawan Banjir Lahar saat Hujan, BPBD Kabupaten Malang Imbau Masyarakat di Lereng Semeru Waspada
Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di sekitar daerah rawan longsoran maupun aliran lahar dingin guna menghindari potensi bahaya.
MALANG, SJP — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengimbau masyarakat sekitar Gunung Semeru untuk meningkatkan kewaspadaan. Selain erupsi, masyarakat patut mewaspadai banjir lahar dingin yang berpotensi terjadi saat hujan deras.
"Berdasar pantauan, saat ini aliran sungai masih dalam kondisi normal. Namun, kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan banjir lahar, mengingat curah hujan yang diprediksi tinggi di kawasan Semeru," kata Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Malang, Ichwanul Muslimin, Kamis (27/2/2025).
Berdasarkan laporan Pos Pantau Curah Kobokan, status Gunung Semeru masih berada pada Level II (Waspada). Sementara, kondisi cuaca di sekitar Gunung Semeru saat ini cerah dengan angin bertiup ke arah tenggara berkecepatan 1-5 km/jam. Namun, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga deras diperkirakan terjadi antara pukul 12.00 hingga 17.00 WIB, yang dapat meningkatkan risiko banjir lahar dingin di daerah Lumajang, aliran Sungai Besuk Kobokan dan Besuk Lengkong/Kali Lanang.
Sementara itu, jalur pelintasan aliran sungai Besuk Lengkong/Kali Lanang masih aman dilalui kendaraan roda empat (R4) maupun roda enam (R6).
Meski demikian, BPBD Kabupaten Malang tetap melakukan pemantauan intensif untuk mengantisipasi perubahan kondisi di lapangan.
BPBD Kabupaten Malang mengingatkan warga yang berada di sekitar kawasan rawan bencana agar tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar daerah rawan longsoran maupun aliran lahar dingin guna menghindari potensi bahaya. (*)
Editor : Danu S
What's Your Reaction?

