Tradisi Jelang Ramadan, Ratusan Warga Berziarah ke Makam Umum Desa Trayang Nganjuk

Beberapa di antara mereka membawa bunga dan hasil bumi untuk dipersembahkan sebagai penghormatan salah satu leluhur, yakni Mbah Bogel, salah seorang punden di tengah makam umum.

13 Feb 2025 - 22:19
Tradisi Jelang Ramadan, Ratusan Warga Berziarah ke Makam Umum Desa Trayang Nganjuk
Warga Desa Trayang Mendoakan ahli kubur di Punden Mbh Bogel (kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP - Jelang bulan suci Ramadan ratusan warga mulai melakukan ziarah kubur di makam umum Desa Trayang, Kecamatan Ngronggot, Kamis (13/2/2024). 

Ziarah kubur ini telah menjadi tradisi yang dilakukan oleh masyarakat setiap menjelang Ramadan. Namun ada yang unik, di dalam makam dihias begitu indah, hingga mulai pagi sampai malam para peziarah terus membanjiri area makam

Informasi yang digali suarajatimpost di lokasi, mereka datang dengan tujuan yang sangat khusus, yaitu untuk mendoakan para ahli kubur dan menguri-nguri (merawat) leluhur mereka.

Keadaan ini sempat menarik perhatian warga sekitar yang terkejut melihat banyaknya orang yang berkumpul di area pemakaman.

Beberapa di antara mereka membawa bunga dan hasil bumi untuk dipersembahkan sebagai penghormatan salah satu leluhur, yakni Mbah Bogel, salah seorang punden di tengah makam umum.

Menurut salah seorang peserta yang hadir, Suminah (47) warga setempat mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi untuk mendoakan roh leluhur agar senantiasa mendapatkan kedamaian dan keberkahan. 

"Kami berkumpul di sini untuk mengingat jasa-jasa leluhur dan mendoakan mereka agar diterima di sisi-Nya. Ini sudah menjadi tradisi keluarga kami sejak turun-temurun," ujar wanita berjilbab asal Desa Trayang.

Menurut Kepala Desa Trayang, Budi saat dihubungi Suarajatimpost menyatakan, kegiatan seperti ini memang bukan hal yang baru, dan ini turun temurun, acara besarnya besok dan dihadiri seluruh masyarakat Desa Trayang.

"Kami menghargai niat baik masyarakat dalam mendoakan leluhur, untuk gebyar puncak acaranya besok hari jumat pagi," tambahnya.

Senada disampaikan Rajimun, salah searng juru kunci Mbah Bogel menjelaskan, kegiatan ini sudah sejak lama digelar dan terus berlanjut hingga malam dan dilanjutkan besok acara pamungkasnya.

"Alhamdulkllah, yang hadir ada yang dari surabaya, tapi mereka asli keluarga dari Desa Trayang," ucap pria paruh baya yang menjadi juru kunci ini.

Disinggung terkait sosok Mbah Bogel yang dipercaya masyarakat Desa Trayang, Mbah Rajimun mengilustrasikan sosoknya memakai pakaian hitam seperti Warok Singomenggolo dan kanan kirinya didampingi sosok harimau.

"Beliau cikal bakal punden ini, sosok yang pernah saya lihat mirip Warok Singomanggolo dan berjambang," beber pria bertopi hitam ini. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow