Ratusan Warga Lapas Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk Perdamaian Bangsa

Ratusan narapidana Lapas Mojokerto menggelar doa bersama, memohon perdamaian Indonesia di tengah maraknya aksi anarkis dan kerusuhan di berbagai daerah.

02 Sep 2025 - 12:06
Ratusan Warga Lapas Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk Perdamaian Bangsa
Sejumlah narapidana Lapas Mojokerto berdoa bersama di aula lapas, mengenakan kaus biru dan peci putih. (Foto: Istimewa)

MOJOKERTO, SJP — Ratusan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Mojokerto menggelar doa bersama. Mereka memohon perdamaian Indonesia di tengah maraknya aksi anarkis dan kerusuhan belakangan ini.

Kepala Lapas Kelas II B Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan, doa bersama itu bukan sekadar kegiatan rutin. Menurut dia, doa digelar khusus agar masalah bangsa segera terselesaikan secara baik dan damai.

"Seluruh peserta berikhtiar bersama melalui doa dan zikir kepada Allah SWT demi terciptanya kedamaian, keamanan, dan kondusifitas bangsa," kata Rudi di Mojokerto, Selasa (2/9/2025).

Dia menyebut, doa bersama itu menjadi bentuk kepedulian sekaligus kontribusi spiritual jajaran Lembaga Pemasyarakatan terhadap situasi bangsa. Menurut dia, ikhtiar doa diperlukan di tengah ujian yang melanda negeri.

"Di tengah situasi yang penuh ujian, kita hanya bisa berserah diri kepada Allah SWT. Semoga doa yang kita panjatkan bersama ini menjadi jalan turunnya rahmat," ujarnya.

Kegiatan doa bersama itu diikuti ratusan narapidana dan puluhan pegawai lapas. Harapan besar muncul dari balik penjara agar Indonesia dijauhkan dari bencana, pertikaian, maupun perpecahan.

Pantauan di lokasi menunjukkan lantunan zikir menggema di dalam lapas. Suasana religius terasa menyejukkan. Kebersamaan antara petugas dan narapidana menegaskan doa tidak mengenal sekat apa pun.

Para narapidana juga merasa turut berperan memberikan kontribusi bagi bangsa meski dari balik jeruji. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan mental sekaligus penguatan kesadaran spiritual warga binaan.

"Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Jajaran diharapkan aktif menjaga ketenteraman bangsa melalui doa dan ikhtiar spiritual," terang Rudi.

Melalui kegiatan tersebut, Rudi menandaskan bahwa kegiatan doa bersama ini menjadi wujud kepedulian penghuni lapas terhadap keselamatan dan kebaikan Indonesia.

"Doa bersama menjadi wujud nyata kepedulian seluruh penghuni lapas terhadap keselamatan dan kebaikan negeri tercinta," pungkasnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow