Ratusan Mahasiswa Bondowoso Duduki Gedung DPRD

Mereka menuntut masuk ke ruang paripurna untuk menyampaikan aspirasinya kepada seluruh anggota dewan di Kabupaten Bondowoso

31 Aug 2025 - 16:11
Ratusan Mahasiswa Bondowoso Duduki Gedung DPRD
Aksi bakar ban oleh ratusan mahasiswa di depan kantor DPRD Bondowoso. Mereka ingin masuk ke ruang paripurna untuk menyampaikan aspirasinya (foto: Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Aksi solidaritas imbas tragedi tanggal 28 Agustus 2025 yang menewaskan Affan Kurniawan dalam sebuah massa aksi ribuan ojek online (Ojol) disuarakan oleh ratusan mahasiswa di Kabupaten Bondowoso, pada Ahad (31/8/2025).

Aksi tersebut sebagai bentuk perlawanan masyarakat atas naiknya gaji dan tunjangan DPR RI yang totalnya mencapai Rp100 juta sebulan. Bahkan, massa aksi di Jakarta menuntut DPR dibubarkan.

Menerobos pagar DPRD Bondowoso, massa aksi menyampaikan aspirasinya yang mengecam kinerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), di Jalan KH Hasyim Asy'ari Kecamatan Tenggarang.

Mereka menginginkan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bondowoso Bersatu, masuk ke ruang paripurna. Sebuah ruangan tempat seluruh anggota DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso melaksanakan rapat.

"Kita datang baik-baik bersama teman-teman. Kita ingin masuk ke ruang paripurna," begitu pernyataan salah seorang kordinator aksi di halaman depan Gedung DPRD Bondowoso.

Mereka juga telah berdiskusi dengan pimpinan DPRD untuk menyampaikan aspirasinya di ruang paripurna. 

"Pimpinan DPRD menginginkan hanya perwakilan dari peserta aksi saja. Tapi kita tolak. Kami ingin semua masuk ke ruang paripurna," tegasnya.

Sampai berita ini ditayangkan, massa aksi masih menyampaikan aspirasinya dengan membakar ban bekas. Mereka tetap menuntut agar bisa difasilitasi untuk masuk ke ruang paripurna DPRD Bondowoso. (*)

Editor: Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow