Penemuan Kerangka Manusia di Bukit Pletes Sidomulyo, Diduga Sudah Lebih dari Setahun
Selain tulang belulang, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban, di antaranya kaus warna biru dongker dan celana kolor pendek warna hitam, serta sepasang gigi palsu.
TULUNGAGUNG, SJP - Warga di sekitar perbatasan Desa Sidomulyo dan Desa Mojoarum, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di kawasan lereng Bukit Pletes, pada Kamis (23/10/2025) pagi.
Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang sedang mencari kroto di sekitar lokasi kejadian. Lokasi penemuan berada di atas bukit dengan jarak dari jalan desa sekitar 1,5 Km.
Kapolsek Gondang, AKP Andik Prasetya menjelaskan, penemuan itu terjadi sekira pukul 09.00 WIB dan segera dilaporkan ke pihak kepolisian setengah jam kemudian. Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Gondang langsung menuju lokasi bersama tim Inafis Polres Tulungagung dan petugas forensik RSUD dr. Iskak serta perangkat desa setempat untuk melakukan pemeriksaan.
Menurut AKP Andik, posisi kerangka ditemukan dalam keadaan berserakan di lereng bukit, diduga karena faktor cuaca dan aliran air yang melintas di sekitar lokasi.
“Seluruh bagian kerangka sudah berhasil dikumpulkan dan dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Selain tulang belulang, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban, di antaranya kaus warna biru dongker dan celana kolor pendek warna hitam. Berdasarkan pakaian yang ditemukan, korban diperkirakan berjenis kelamin laki-laki, meski pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan identitas tersebut.
“Tadi juga ditemukan gigi palsu atas bawah dengan kawat penyangga,” tambah AKP Andik.
Dari hasil identifikasi awal dilihat dari kondisi kerangka menunjukkan tanda-tanda korban telah berada di lokasi lebih dari satu tahun.
Sementara itu, dari hasil koordinasi dengan pemerintah desa, Kepala Desa Sidomulyo menyatakan tidak ada warganya yang dilaporkan hilang. Namun, Kepala Desa Blendis menginformasikan bahwa sekitar dua tahun lalu, terdapat seorang perempuan lanjut usia di desanya yang dinyatakan hilang dan belum ditemukan hingga kini.
“Kami masih dalami apakah kerangka ini milik warga Blendis atau mungkin dari wilayah lain,” pungkas Kapolsek Gondang.
Saat ini kerangka manusia tersebut dievakuasi di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr. Iskak Tulungagung, guna proses identifikasi lebih mendalam. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

