Ragam Kuliner Khas Jawa Timur: 17 Hidangan Lezat yang Wajib Dicoba

Jawa Timur dikenal sebagai surga kuliner dengan berbagai hidangan khas seperti rawon, rujak cingur, hingga nasi tempong. Temukan 17 kuliner khas Jawa Timur yang wajib dicoba saat berkunjung.

30 Mar 2026 - 13:00
Ragam Kuliner Khas Jawa Timur: 17 Hidangan Lezat yang Wajib Dicoba
Semangkuk rawon khas Jawa Timur dengan kuah hitam pekat, daging sapi, dan pelengkap nasi, sambal, serta kerupuk. (Tiktok/@Donattelo)

SUARAJATIMPOST.COM–Jawa Timur tidak hanya terkenal dengan kekayaan alam dan budayanya, tetapi juga memiliki warisan kuliner yang sangat beragam.

Perpaduan budaya Jawa, Madura, hingga Osing menciptakan cita rasa khas yang kuat, mulai dari gurih, pedas, hingga manis yang menggugah selera.

Setiap daerah di Jawa Timur memiliki makanan khas dengan keunikan tersendiri. Berikut ini adalah 17 kuliner khas Jawa Timur yang wajib dicicipi saat berkunjung:

Rawon (Ponorogo)

Rawon merupakan sup daging sapi dengan kuah hitam khas dari kluwek. Rasanya gurih dan kaya rempah. Biasanya disajikan dengan nasi, telur asin, tauge, sambal, dan kerupuk. Hidangan ini telah dikenal sejak ratusan tahun yang lalu.

Rujak Cingur (Surabaya)

Rujak cingur adalah perpaduan buah-buahan segar, sayuran, dan cingur (bagian mulut sapi) yang disiram bumbu petis. Rasanya unik karena memadukan pedas, manis, asam, dan gurih.

Soto Lamongan (Lamongan)

Soto ayam khas Lamongan ini terkenal dengan kuah kuning gurih serta taburan koya udang yang menjadi ciri khasnya.

Tahu Tek (Surabaya)

Tahu tek terdiri dari lontong, tahu goreng, kentang, tauge, dan telur, disiram saus kacang petis. Nama “tek” berasal dari bunyi gunting saat penjual memotong bahan.

Nasi Pecel (Madiun)

Nasi pecel adalah nasi dengan sayuran rebus yang disiram sambal kacang. Biasanya dilengkapi tempe, tahu, dan peyek.

Bakso Malang (Malang)

Bakso Malang memiliki beragam isian seperti bakso, tahu, siomay, dan pangsit, disajikan dengan kuah kaldu gurih.

Sate Madura (Madura)

Sate ayam khas Madura terkenal dengan bumbu kacang yang kental, gurih, dan sedikit manis, serta aroma bakaran yang khas.

Rujak Soto (Banyuwangi)

Rujak soto merupakan perpaduan unik antara rujak sayur dan kuah soto. Rasanya kompleks: pedas, manis, gurih, dan segar.

Tahu Campur (Lamongan)

Tahu campur berisi daging sapi, kikil, tahu goreng, tauge, dan kuah gurih dengan sentuhan petis.

Nasi Goreng Jawa (Mojokerto)

Nasi goreng khas Jawa memiliki cita rasa rempah yang kuat, biasanya disajikan dengan telur, acar, dan kerupuk.

Lontong Balap (Surabaya)

Hidangan ini terdiri dari lontong, tauge, tahu, lentho, dan kuah ringan. Cocok sebagai menu sarapan.

Soto Madura (Bangkalan)

Berbeda dari soto lainnya, soto Madura memiliki kuah santan yang kental dan gurih dengan isian ayam atau daging.

Nasi Krawu (Gresik)

Nasi krawu disajikan dengan daging sapi, jeroan, serundeng, dan sambal petis, biasanya dibungkus daun pisang.

Sate Ponorogo (Ponorogo)

Sate ini memiliki potongan daging lebih besar dengan bumbu kacang yang meresap hingga ke dalam.

Orem-orem (Malang)

Orem-orem adalah hidangan berkuah santan berisi tempe, kacang panjang, dan nangka muda dengan rasa pedas gurih.

Bandeng Asap (Sidoarjo)

Bandeng yang diasap menghasilkan aroma khas dan rasa gurih yang kuat, biasanya disajikan dengan sambal.

Nasi Tempong (Banyuwangi)

Nasi tempong terkenal dengan sambalnya yang sangat pedas. Disajikan dengan lauk, lalapan, dan urap.

Sumber: Beritasatu.com

Penulis: Febiana Dendo Ngara, Mahasiswa Magang Unitri

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow