Datangi Orang Tua Bayi Meninggal Karena Diduga Telat Dirujuk, RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik Minta Maaf
RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik menyampaikan permintaan maaf atas bayi meninggal diduga akibat terlambat mendapat rujukan medis.
GRESIK, SJP - Pihak Rumah Sakit Islam (RSI) Nyai Ageng Pinatih Gresik ternyata datang ke rumah keluarga bayi yang yang meninggal karena diduga telat dirujuk warga Kecamatan Gresik,Kabupaten Gresik.
Maksud dan tujuan kedatangan pihak RS tersebut untuk mediasi meluruskan kesalahpahaman dan menyampaikan permintaan maaf.
Kasubag Humas RSI RSI Nyai Ageng Pinatih, Devi Intan, mediasi tersebut dilakukan pihak RSI Nyai Ageng Pinatih, Jumat (27/6/2025).
"Sudah kami lakukan mediasi ke pihak keluarga pasien. Terkait ketidaknyamanan yang dialami selama pelayanan di RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik kami mohon maaf, dan sudah kami luruskan untuk kesalahpahaman dengan keluarga pasien," kata Devi, kepada Suarajatimpost.com, Sabtu (28/6/2025).
Devi menyampaikan, dalam mediasi itu pihak RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik sudah melakukan penanganan pasien sesuai prosedur. Penanganan dialkukan terhadap pasien mulai pemeriksaan fasilitas kesehatan (faskes) pertama memberikan rujukan ke IGD saat persalinan.
Kemudian, ia juga menyebut pemberian layanan persalinan bayi lahir sampai meninggal dunia juga sudah sesuai kebutuhan.
Devi menyampaikan, RSI Nyai Ageng Pinatih memiliki aturan dan prosedur tersendiri dalam hal merujuk pasien ke rumah sakit lain atau pihak ketiga.
"Saat itu tidak ada keputusan dirujuk dan kami berikan pelayanan sesuai prosedur. Lebih detail saya tidak bisa menjawab. Karena berkaitan dengan informasi rahasia pasien," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, seorang bayi baru lahir di Kabupaten Gresik dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (26/6/2025). Meninggalnya bayi itu diduga karena lambatnya proses rujukan medis. Kekecewaan mendalam dirasakan orang tua bayi.
Kejadian memilukan itu dialami oleh pasangan suami istri inisial D, warga Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, saat proses bersalin di RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik, pada tanggal 19 Juni 2025.
Kejadian bayi meninggal dunia yang diduga akibat lalainya petugas medis ini merupakan kali kedua dalam bulan ini. Sebelumnya, seorang bayi yang juga baru lahir dilaporkan meninggal dunia setelah pihak Puskesmas Alun-Alun Gresik diduga terlambat merujuk pasien. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

