Puluhan Orang di Banyuwangi Positif Chikungunya, Warga Diimbau Waspada

Berbeda dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menyebabkan kematian, Chikungunya tidak demikian. Ciri-ciri bila terkena penyakit ini adalah demam disertai nyeri sendi seolah lumpuh

18 Apr 2024 - 09:30
Puluhan Orang di Banyuwangi Positif Chikungunya, Warga Diimbau Waspada
Ilustrasi nyamuk (beritasatu)

Kabupaten Banyuwangi, SJP - Warga Banyuwangi diimbau mewaspadai penyakit Chikungunya. Imbauan ini disampaikan seiring merebaknya kasus akibat gigitan nyamuk itu di Bumi Blambangan. 

Betapa tidak, saat ini sudah ada 20 orang di Banyuwangi positif Chikungunya dan 40 orang lainnya terindikasi. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat mengatakan orang-orang yang terjangkit itu berada di Kecamatan Banyuwangi.  

Kasus tersebar di Kelurahan Kertosari total ada 19 suspect dan 6 positif chikungunya. Kemudian di Singotrunan ada 21 suspect dan ada 14 yang positif.

"Dengan adanya kasus ini, maka masuk KLB tapi lokal tingkat kecamatan, karena kecamatan lain tidak ada," kata Amir, Kamis (18/4/2024).

Amir menjelaskan chikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. 

Berbeda dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menyebabkan kematian, Chikungunya tidak demikian. Ciri-ciri bila terkena penyakit ini adalah demam disertai nyeri sendi seolah lumpuh. 

"Sembuhnya sekitar 1-2 minggu. Seharusnya ada pengobatan tapi kalau staminanya bagus bisa sembuh dengan sendirinya. Untuk warga yang terjangkit, kemarin sudah kita periksa sudah kita berikan obat," ujarnya. 

Melihat adanya temuan kasus ini, Amir mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Upayanya adalah dengan masif melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). 

Pihaknya juga telah mengintruksikan kepada seluruh puskemas yang tersebar di Banyuwangi untuk turut aktif terlibat melakukan pencegahan.

"Kami juga meminta puskesmas memastikan kalau ada yang bergejala klinis segera dilakukan rapid test," tegasnya.

Amir juga memastikan bahwa warga yang terjangkit chikungunya sudah ditangani dengan baik oleh puskesmas maupun Dinkes. 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow